Celer.my.id – Kemacetan parah di jalanan ibu kota menjelang libur akhir tahun ternyata bukan halangan bagi Mitsubishi Xpander Hybrid (HEV) untuk memamerkan efisiensi bahan bakarnya yang luar biasa. Berdasarkan pengujian langsung di rute dalam kota yang padat merayap, MPV canggih ini berhasil mencatatkan angka konsumsi BBM yang mencengangkan, yakni mampu menembus kisaran 22 kilometer per liter.
Rahasia di balik keiritan ini terletak pada sistem hibrida cerdas bernama e:Motion yang memprioritaskan penggunaan motor listrik saat mobil melaju pelan atau terjebak macet. Mesin bensin 1.6 liter yang tertanam di dalamnya lebih sering mati atau hanya menyala sebentar untuk mengisi daya baterai, sehingga pembakaran bahan bakar fosil menjadi sangat minim.
Pengujian dilakukan dengan melintasi rute “neraka” Jakarta seperti kawasan Sudirman, Gatot Subroto, hingga titik macet di area Jakarta Selatan pada jam pulang kantor yang sangat menyiksa. Selama perjalanan tersebut, fitur EV Mode bekerja sangat dominan secara otomatis, memberikan sensasi berkendara yang hening dan halus layaknya mobil listrik murni tanpa rasa was-was kehabisan daya.
Torsi instan yang dihasilkan dari motor listriknya membuat aktivitas stop-and-go terasa sangat ringan, menghilangkan gejala mesin menggerung berat yang biasanya bikin boros bensin pada mobil konvensional. Pengemudi juga dimanjakan dengan respon pedal gas yang presisi dan linear, sehingga kaki tidak cepat pegal meski harus merayap berjam-jam di tengah kepadatan lalu lintas.
Jika dibandingkan dengan versi bensin konvensionalnya yang rata-rata mencatat angka 11 hingga 13 km per liter di rute yang sama, varian hibrida ini menawarkan penghematan yang hampir dua kali lipat. Selisih biaya operasional harian ini tentu menjadi angin segar bagi kepala keluarga yang ingin menekan pengeluaran bulanan tanpa perlu mengurangi kenyamanan mobilitas harian mereka.
Selain itu, adanya fitur regenerative braking atau pengereman regeneratif sangat membantu mengisi ulang baterai setiap kali pengemudi melepas pedal gas atau menginjak rem. Energi kinetik yang biasanya terbuang sia-sia menjadi panas saat pengereman, kini didaur ulang secara cerdas menjadi tenaga listrik tambahan untuk memperpanjang jarak tempuh mode EV.
Kenyamanan kabin juga patut diacungi jempol karena minimnya getaran mesin yang masuk ke dalam interior saat mobil berjalan perlahan di kemacetan. Anak-anak yang tidur di baris kedua tetap terlelap pulas berkat kekedapan suara yang jauh lebih baik dibandingkan model lawas, menjadikan perjalanan macet tidak lagi terasa melelahkan.
Perpindahan daya antara motor listrik ke mesin bensin saat mobil butuh akselerasi mendadak pun berlangsung sangat mulus, hampir tanpa hentakan yang mengganggu. Mitsubishi benar-benar serius meracik sistem transmisi dan manajemen daya di mobil ini agar pengalaman berkendaranya tetap fun to drive meski fokus utamanya adalah efisiensi.
Bagi Anda yang setiap hari harus bertarung dengan “hutan beton” metropolitan, Mitsubishi Xpander Hybrid jelas bukan sekadar opsi alternatif, melainkan sebuah solusi cerdas yang sangat masuk akal. Efisiensi yang ditawarkan benar-benar nyata, membuktikan bahwa Anda tidak perlu mengorbankan kepraktisan mobil keluarga 7-seater yang lega demi mendapatkan konsumsi BBM setara city car mungil.
Jadi, julukan “bensin awet kebangetan” rasanya tidak berlebihan disematkan pada mobil ini setelah melihat hasil rata-rata konsumsi bahan bakar di layar MID (Multi Information Display). Sudah saatnya Anda mempertimbangkan untuk beralih ke teknologi elektrifikasi yang ramah di kantong dan tetap nyaman untuk dinikmati bersama seluruh anggota keluarga tercinta.