Celer.my.id – Menjelang detik-detik pergantian tahun 2025 ke 2026, pertanyaan mengenai siapa pemegang takhta orang terkaya di muka bumi kembali menjadi topik hangat di berbagai meja diskusi ekonomi. Berdasarkan pantauan data Real-Time Billionaires List dari Forbes per hari ini, 31 Desember 2025, nama Elon Musk ternyata masih kokoh bertengger di posisi puncak, mengungguli para pesaing beratnya.
Total kekayaan bersih bos Tesla dan SpaceX ini diperkirakan masih berada di angka fantastis yang menembus ratusan miliar dolar AS, sebuah jumlah yang sulit dibayangkan oleh kalkulator orang awam. Kenaikan harga saham sektor teknologi yang terjadi sepanjang kuartal keempat tahun ini menjadi faktor pendorong utama yang membuat pundi-pundi kekayaannya terus menggemuk secara signifikan.
Meskipun sempat terjadi aksi saling salip yang sengit dengan Jeff Bezos dan Bernard Arnault pada pertengahan tahun, Musk berhasil kembali memperlebar jarak kekayaan di minggu-minggu terakhir Desember. Dinamika pasar saham yang fluktuatif memang membuat peringkat ini sangat cair setiap harinya, namun dominasi Musk tampaknya masih terlalu tangguh untuk digoyahkan saat ini.
Kontributor terbesar bagi lonjakan hartanya kali ini bukan hanya berasal dari penjualan mobil listrik Tesla yang mulai pulih, melainkan dari valuasi SpaceX yang meroket tajam di pasar privat. Kesuksesan serangkaian uji coba peluncuran roket Starship dan dominasi mutlak internet satelit Starlink di angkasa global membuat investor berebut menanamkan modal di perusahaan antariksa tersebut.
Selain itu, perusahaan kecerdasan buatan miliknya, xAI, juga mulai menunjukkan taringnya dengan valuasi yang meningkat pesat seiring tingginya permintaan pasar akan teknologi generatif AI yang canggih. Langkah strategis Musk untuk mengintegrasikan kemampuan AI ke dalam ekosistem bisnisnya terbukti menjadi “mesin pencetak uang” baru yang sangat efektif di luar bisnis otomotif.
Jika dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah, harta kekayaan Elon Musk saat ini setara dengan gabungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) beberapa negara berkembang sekaligus. Fakta mencengangkan ini menegaskan bahwa pengaruh ekonomi seorang individu di era modern kini bisa menyaingi, bahkan melampaui, kekuatan finansial sebuah institusi negara berdaulat.
Di sisi lain, platform media sosial X (sebelumnya Twitter) yang sempat diragukan profitabilitasnya, kini mulai menemukan model bisnis yang lebih stabil meski belum menjadi penyumbang terbesar dalam portofolio kekayaannya. Musk tampaknya perlahan berhasil menepis keraguan banyak analis Wall Street yang sempat memprediksi bahwa akuisisi medsos tersebut akan menjadi blunder finansial terbesarnya.
Uniknya, meski bergelimang harta yang tak berseri, Musk dikenal publik tidak terlalu menghamburkan uangnya untuk gaya hidup hedonis standar seperti membeli pulau pribadi atau koleksi perhiasan. Sebagian besar aset likuidnya justru diputar kembali untuk membiayai ambisi futuristiknya yang gila, seperti proyek kolonisasi Mars dan pengembangan implan otak Neuralink.
Pergerakan naik-turunnya kekayaan Musk ini seringkali menjadi indikator sentimen pasar teknologi global, di mana setiap keputusan bisnisnya bisa menggerakkan indeks saham gabungan dalam hitungan detik. Para investor ritel maupun institusi besar selalu memantau gerak-gerik sang miliarder eksentrik ini sebagai sinyal penting untuk menentukan arah tren investasi masa depan.
Menatap tahun 2026, banyak pengamat ekonomi memprediksi bahwa kekayaan Elon Musk masih memiliki potensi besar untuk terus bertumbuh, terutama jika proyek robotaxi Tesla dan misi ke bulan berjalan mulus. Namun, risiko regulasi pemerintah dan persaingan geopolitik tetap menjadi bayang-bayang risiko yang bisa saja menggerus hartanya sewaktu-waktu jika ia salah langkah.
Bagi kita masyarakat biasa, angka-angka fantastis yang terpampang di berita ini mungkin hanya terlihat sebagai statistik di layar kaca yang menginspirasi sekaligus membuat geleng-geleng kepala. Namun satu hal yang pasti, Elon Musk menutup buku tahun 2025 ini dengan senyum lebar sebagai manusia paling tajir sejagat raya yang belum tertandingi.