Celer.my,id – Saham PT Intiland Development Tbk (DILD) sukses mencuri panggung utama di lantai Bursa Efek Indonesia pada perdagangan hari Selasa (13/1/2026) ini. Di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak lambat dan tanpa arah yang jelas, emiten properti ini justru melesat kencang hingga menyentuh zona hijau pekat.
Aksi beli bersih atau net foreign buy yang dilakukan oleh investor asing tercatat menjadi bahan bakar utama yang mendorong kenaikan harga saham DILD secara signifikan sepanjang hari. Para investor institusi mancanegara tampaknya mulai melirik kembali potensi sektor properti tanah air yang dinilai memiliki valuasi murah namun berprospek cerah tahun ini.
Sejak sesi pertama perdagangan dibuka pagi tadi, grafik pergerakan harga DILD sudah menunjukkan sinyal bullish yang sangat agresif dengan volume transaksi yang terus menebal. Hingga penutupan sesi kedua sore ini, saham DILD berhasil terkerek naik lebih dari 8 persen dan parkir manis di level harga yang cukup tinggi dibandingkan penutupan kemarin.
Fenomena ini menjadi anomali yang sangat menyegarkan mata para trader, mengingat mayoritas saham blue chip perbankan justru sedang mengalami tekanan jual yang membuat IHSG berakhir di zona merah tipis. Performa DILD seolah menjadi bukti bahwa rotasi sektor sedang terjadi, di mana arus uang mulai berpindah dari saham big cap ke saham lapis dua yang lebih lincah.
Secara teknikal, kenaikan tajam dengan volume jumbo hari ini sukses menembus level resisten kuat yang selama ini menjadi tembok penghalang pergerakan harga DILD dalam beberapa pekan terakhir. Munculnya candlestick hijau panjang yang solid mengindikasikan dominasi pembeli yang sangat mutlak tanpa memberikan kesempatan bagi pihak penjual untuk menekan harga turun.
Sentimen positif ini disinyalir juga didukung oleh rumor yang beredar di kalangan pelaku pasar mengenai rencana ekspansi proyek Transit Oriented Development (TOD) baru yang akan segera diluncurkan perseroan. Kabar burung tersebut, meski belum dikonfirmasi secara resmi lewat keterbukaan informasi, sudah cukup untuk memantik optimisme para spekulan pasar.
Euforia kenaikan ini tentu disambut sorak sorai gembira oleh para investor ritel yang sudah cukup sabar melakukan akumulasi saham DILD sejak harganya masih tiarap di fase konsolidasi. Forum-forum diskusi saham di berbagai grup Telegram dan media sosial mendadak ramai membahas potensi target harga selanjutnya jika tren positif ini terus berlanjut besok.
Kendati demikian, para analis pasar modal tetap menyarankan para pemegang saham untuk bijak dan disiplin memasang trailing stop guna mengamankan keuntungan yang sudah didapat hari ini. Pasalnya, volatilitas saham di sektor properti masih cukup tinggi dan aksi ambil untung atau profit taking sesaat biasanya sangat wajar terjadi setelah kenaikan harga yang impulsif.
Kinerja cemerlang DILD hari ini membuktikan bahwa peluang cuan di pasar modal selalu ada bagi mereka yang jeli melihat momentum, bahkan ketika kondisi makro ekonomi atau indeks gabungan sedang galau. Bagi para “pemburu cuan” harian, pergerakan saham lapis kedua seperti DILD ini jelas menjadi oase yang menyejukkan di tengah gurun IHSG yang sedang gersang.