Celer.my,id – Umat muslim di seluruh dunia kembali menyambut momen istimewa malam 27 Rajab yang diyakini sebagai waktu peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Malam yang penuh keberkahan ini menjadi kesempatan emas bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui berbagai amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh para ulama.
Keistimewaan malam ini tidak hanya terletak pada nilai sejarah perjalanannya, tetapi juga pada terbukanya pintu rahmat bagi hamba yang bersungguh-sungguh memintanya. Oleh karena itu, mengisi waktu antara Maghrib hingga terbit fajar dengan kegiatan positif jauh lebih bermanfaat daripada sekedar menghabiskannya untuk hal-hal yang bersifat duniawi semata.
Amalan pertama yang bisa anda lakukan dengan mudah adalah memperbanyak istighfar untuk memohon ampunan atas kekhilafan dan dosa yang pernah diperbuat di masa lalu. Membersihkan hati dengan zikir ini menjadi langkah awal agar doa-doa yang kita panjatkan selanjutnya dapat menembus langit tanpa penghalang dosa.
Selanjutnya, melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah wujud cinta kita kepada beliau yang telah menerima perintah shalat lima waktu langsung dari Allah pada peristiwa Isra Mi’raj tersebut. Anda bisa membaca shalawat dalam bentuk apa saja yang paling mudah untuk dihafal, karena intinya ketulusan hati dalam memuji dan mendoakan Rasulullah.
Terkait do’a khusus, banyak masyarakat yang melafalkan doa memohon keberkahan bulan Rajab dan Sya’ban serta umur panjang hingga Ramadhan, namun doa apapun yang baik sejatinya boleh dipanjatkan.
Selain berdzikir lisan, mendirikan shalat sunnah seperti shalat Tasbih atau shalat Tahajud di sepertiga malam terakhir juga menjadi sarana terbaik untuk menyampaikan keinginan mendalam secara privat kepada Allah. Suasana hening di malam hari akan membantu kita lebih khusyuk dalam bersujud dan mengadukan segala persoalan hidup yang mungkin sedang terasa berat.
Rangkaian amalan-amalan ini bisa anda sempurnakan dengan berniat puasa sunnah untuk keesokan harinya, karena berpuasa di bulan haram (bulan mulia) memiliki keutamaan pahala yang sangat besar. Namun, pastikan kondisi fisik anda dalam keadaan prima dan sahut dengan makanan bergizi agar ibadah puasa tersebut tidak mengganggu aktivitas wajib bekerja atau belajar di siang hari.
Membaca kembali sejarah atau sirah nabawiyah tentang perjalanan Isra Mi’raj juga sangat baik dilakukan untuk merenungi betapa besarnya kekuasaan Allah yang mampu memperjalankan hamba-Nya dalam waktu singkat.
Bagi Anda yang tinggal di lingkungan yang mengadakan pengajian atau peringatan Isra Mi’raj di masjid, menghadirinya adalah bentuk silaturahmi yang juga bernilai ibadah tinggi. Berkumpul dengan orang-orang saleh dalam majelis ilmu seringkali mendatangkan ketenangan batin yang sulit didapatkan saat kita hanya beribadah sendirian di dalam kamar.
Mari kita hidupkan malam 27 Rajab ini dengan kemampuan terbaik kita, baik itu dengan zikir yang panjang maupun sekadar doa tulus yang singkat namun penuh harap. Semoga segala amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki kualitas salat lima waktu ke depannya