Jakarta – Panggung Tennis Indoor Senayan, Jakarta, menjadi saksi bisu lahirnya juara baru dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada malam puncak M7 World Championship, Minggu (25/1/2026). Aurora Gaming, tim asal Filipina yang awalnya tidak terlalu diunggulkan dibanding tuan rumah, sukses membungkam ribuan pendukung Alter Ego dengan kemenangan telak dan mutlak.
Skor akhir 4-0 tanpa balas menjadi bukti nyata dominasi Aurora Gaming di babak Grand Final yang diprediksi akan berjalan sengit. Kemenangan ini tidak hanya mengantarkan mereka pada gelar juara dunia pertama bagi tim tersebut, tetapi juga memperpanjang dominasi tim Filipina di kancah internasional selama enam tahun berturut-turut.
Sejak game pertama dimulai, Aurora Gaming langsung tancap gas dengan permainan disiplin yang membuat Alter Ego kesulitan mengembangkan strategi terbaik mereka. Draft pick cerdas oleh pelatih Aurora terbukti ampuh meredam agresivitas pemain Alter Ego yang didukung penuh oleh sorak-sorai penonton tuan rumah.
Salah satu kunci kemenangan mereka adalah performa gemilang dari Demonkite yang bermain sangat objektif sebagai Jungler, mengamankan turtle dan lord krusial di momen-momen genting. Chemistry yang dibangun bersama Edward di sisi Exp Lane membuat pertahanan Alter Ego kocar-kacir, bahkan di game ketiga yang selesai dalam waktu sangat singkat, yakni hanya 11 menit.
Kekalahan Alter Ego ini tentu menjadi pil pahit bagi Indonesia yang sangat berharap piala M-Series kembali ke tanah air setelah penantian panjang sejak M1. Meski sempat memberikan perlawanan di game keempat dengan mencoba team fight di area Lord, Alter Ego tetap harus mengakui keunggulan makro play dari anak-anak Aurora yang bermain sangat rapi tanpa celah.
Kisah Aurora Gaming di M7 ini bisa dibilang sangat inspiratif karena mereka harus menempuh jalan terjal dengan mengalahkan tim-tim raksasa lainnya seperti Selangor Red Giants dan Team Liquid PH di babak sebelumnya. Status mereka yang awalnya dipandang sebagai “kuda hitam” kini telah berubah total menjadi sang raja baru yang duduk di tahta tertinggi Mobile Legends dunia.
Atas kemenangan prestisius ini, Aurora Gaming berhak membawa pulang hadiah utama sebesar USD 320.000 atau setara dengan Rp 5,3 miliar. Sementara itu, Alter Ego sebagai runner-up harus puas dengan hadiah hiburan sebesar USD 150.000, sekaligus menjadi pelajaran berharga untuk bangkit di turnamen musim depan.
Kemenangan ini sekaligus menutup rangkaian turnamen M7 World Championship yang telah berjalan penuh drama dan kejutan selama tiga pekan terakhir di Jakarta. Publik esports dunia kini menantikan apakah Aurora Gaming mampu mempertahankan performa gila mereka ini di turnamen MPL PH musim depan atau justru akan muncul penantang baru lainnya.