Aturan Terbaru Taspen: Jadwal dan Mekanisme Pencairan Gaji Pensiunan 2026

Celer.my.id – PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) telah mengonfirmasi bahwa penyaluran gaji pokok serta tunjangan melekat tetap berjalan sesuai jadwal tanpa adanya penundaan yang berarti.

Sesuai dengan komitmen pelayanan yang selama ini dipegang teguh, Taspen menjadwalkan pencairan dana pensiun mulai tanggal 1 setiap bulannya, termasuk untuk periode Februari 2026. Dana tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima pensiun yang terdaftar di mitra bayar, baik itu perbankan maupun kantor pos.

Namun, Bapak dan Ibu pensiunan perlu mengingat bahwa kelancaran proses transfer ini sangat bergantung pada satu syarat mutlak yang tidak boleh dilewatkan. Syarat utama agar gaji bisa masuk ke rekening tepat waktu adalah keberhasilan peserta dalam melakukan proses otentikasi data diri secara berkala melalui sistem digital.

Otentikasi merupakan proses verifikasi biometrik wajah untuk memastikan bahwa dana pensiun diterima oleh pihak yang berhak dan masih berstatus hidup. Langkah ini menjadi krusial karena sistem Taspen akan secara otomatis menahan sementara pembayaran jika peserta terdeteksi belum melakukan kewajiban lapor diri digital ini.

Mengenai mekanisme waktunya, Taspen membagi jadwal otentikasi ke dalam tiga kategori berbeda berdasarkan jenis penerima pensiun agar lebih tertib dan teratur. Bagi penerima dana veteran, proses otentikasi wajib dilakukan satu bulan sekali untuk memastikan validitas data penerima tunjangan kehormatan tersebut.

Sementara itu, bagi penerima pensiun sendiri/yatim/janda yang tidak memiliki ahli waris lain, kewajiban otentikasi ini cukup dilakukan setiap dua bulan sekali. Kategori terakhir adalah bagi penerima pensiun yang masih memiliki ahli waris (anak/pasangan), yang hanya perlu melakukan otentikasi setiap tiga bulan sekali.

Cara melakukan otentikasi ini sebenarnya sudah dibuat sangat praktis karena bisa dilakukan dari rumah menggunakan aplikasi “Taspen Otentikasi” di smartphone. Bapak dan Ibu cukup mengunduh aplikasi tersebut, lalu mengikuti instruksi untuk memindai wajah, mengedipkan mata, atau mengucapkan angka yang muncul di layar.

Kendati demikian, seringkali terjadi kendala teknis saat proses pemindaian wajah, seperti pencahayaan yang kurang terang atau posisi wajah yang tidak pas di layar. Jika Bapak dan Ibu mengalami kegagalan otentikasi berulang kali lewat HP, jangan panik karena Anda masih bisa datang langsung ke kantor mitra bayar untuk melakukan otentikasi manual.

Terkait besaran nominal yang diterima, hingga saat ini acuan penggajian pensiunan PNS di tahun 2026 masih berpedoman pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024. Dalam aturan yang merupakan revisi dari regulasi tahun 2019 tersebut, gaji pensiunan telah mengalami penyesuaian kenaikan sebesar 12 persen yang sudah dirasakan sejak dua tahun lalu.

Sebagai gambaran kasar, pensiunan golongan I diperkirakan menerima gaji pokok antara Rp1.748.100 hingga Rp2.256.700 tergantung masa kerja masing-masing. Sedangkan untuk pensiunan golongan IV yang merupakan tingkatan tertinggi, kisaran gaji pokoknya berada di angka Rp1.748.100 hingga Rp4.957.100 per bulannya.

Namun, nominal tersebut adalah gaji pokok murni dan belum termasuk berbagai tunjangan tambahan seperti tunjangan keluarga (suami/istri dan anak) serta tunjangan pangan. Total take home pay yang masuk ke rekening tentu akan lebih besar dari gaji pokok setelah dikalkulasikan dengan komponen-komponen tunjangan yang melekat tersebut.

Kami mengimbau agar para pensiunan selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Taspen terkait pencairan gaji atau pembagian dividen. Pastikan Bapak dan Ibu hanya mempercayai informasi resmi dari kanal media sosial Taspen atau menanyakan langsung ke petugas di kantor cabang terdekat untuk menghindari kerugian materiil.

Leave a Comment