Celer.my.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cirebon beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Cisanggarung meluap, mengakibatkan banjir di sejumlah kecamatan. Akibat kejadian ini, ratusan rumah dan fasilitas umum tergenang air dengan ketinggian bervariasi.
Banjir dilaporkan terjadi di tiga kecamatan di Cirebon, yakni Kedawung, Astanajapura, dan Sumber, setelah debit air Cisanggarung terus meningkat. Air bah yang keluar dari tanggul sungai ini masuk ke perkampungan serta pemukiman warga di sekitar bantaran sungai.
Ketinggian air di beberapa titik mencapai puluhan sentimeter hingga satu meter, sehingga membuat aktivitas warga terganggu. Beberapa ruas jalan pun tergenang, dan warga memilih mengevakuasi barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Ratusan rumah yang terendam berada di dataran rendah yang berdekatan dengan aliran sungai. Warga terpaksa membersihkan rumah serta memindahkan perabotan rumah tangga agar tidak rusak akibat genangan air yang masuk ke dalam rumah.
Selain pemukiman, fasilitas umum seperti tempat ibadah dan sekolah di sejumlah titik turut terendam. Kondisi ini membuat sejumlah kegiatan warga, termasuk pembelajaran dan kegiatan sosial, harus terhenti sementara waktu.
Warga setempat ramai-ramai gotong royong membersihkan akses jalan dan saluran air yang tersumbat untuk mempercepat surutnya genangan. Upaya darurat ini dilakukan sambil menunggu bantuan dari instansi terkait untuk evakuasi dan bantuan logistik.
Pemerintah daerah dan petugas BPBD Cirebon dilaporkan mulai memantau titik-titik banjir untuk menyiapkan bantuan. Langkah ini termasuk penyediaan alat berat untuk membantu membuka akses jalan yang tertutup lumpur serta material banjir.
Banjir di sungai Cisanggarung juga menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan daerah aliran sungai dan penanganan banjir di daerah hilir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga akan kemungkinan banjir susulan bila hujan kembali turun deras.
Hingga saat ini, warga masih berjibaku membersihkan lingkungan mereka dan menunggu informasi lanjutan dari instansi terkait mengenai jadwal pembagian bantuan. Upaya bersama antara warga dan petugas diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi pascabanjir.
Penulis: Najihatun Fadlliyah