Dikepung Banjir Luapan Sungai, Ribuan Rumah di Dayeuhkolot Terendam Air

Celer.my.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bandung  sejak sore kemarin mengakibatkan Sungai Citarum meluap hebat.

Kondisi ini memaksa ribuan warga di pemukiman padat penduduk kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, kembali bergelut dengan genangan air yang datang tiba-tiba.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, tercatat sedikitnya 2.500 unit rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi.

Titik terdalam mencapai 1,5 meter di wilayah yang paling dekat dengan bantaran sungai, membuat akses transportasi darat lumpuh total.

Tim SAR gabungan saat ini tengah bersiaga penuh di lokasi kejadian menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi kelompok rentan.

Lansia dan anak-anak menjadi prioritas utama untuk dipindahkan ke posko pengungsian sementara di gedung olahraga serta rumah ibadah terdekat.

Selain faktor cuaca ekstrem, penyempitan  dan penumpukan sampah di hilir sungai memperburuk kecepatan surutnya air di pemukiman warga.

Pemerintah setempat menghimbau masyarakat untuk tetap waspada karena prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan susulan masih sangat tinggi hingga pekan depan.

Hingga berita ini diturunkan, bantuan logistik berupa makanan siap saji dan obat-obatan mulai di distribusikan ke titik-titik pengungsian darurat.

Kerugian materiil akibat kerusakan perabotan rumah tangga dan kendaraan yang tidak sempat diselamatkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kondisi kelistrikan di area terdampak juga telah dipadamkan sementara oleh pihak PLN demi menjamin keamanan warga dari risiko sengatan arus listrik.

Para relawan terus memantau debit air melalui pintu air terdekat guna memberikan peringatan dini jika level ketinggian sungai kembali meningkat signifikan.

 

Data Lapangan | Detail Informasi

Lokasi Utama :  Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung |

Jumlah Terdampak : ± 2.500 Kepala Keluarga

Ketinggian Air : 50 cm hingga 150 cm

Fasilitas Umum : 3 Sekolah dan 2 Masjid terendam

Penulis: Azhimah Nurfifah Maysa

Leave a Comment