Celer.my.id – Lalu lintas di berbagai daerah  Indonesia mengalami perubahan selama Ramadan 2026.
Aktivitas masyarakat yang bergeser membuat kondisi jalan berbeda dibanding hari biasa.
Pada pagi hari, arus lalu lintas di kota besar cenderung lebih lengang. Banyak orang berangkat kerja lebih santai karena jam masuk kantor yang menyesuaikan selama Ramadan.
Namun, kondisi mulai berubah saat sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Banyak pengendara keluar rumah untuk membeli takjil atau menuju lokasi buka bersama.
Beberapa ruas jalan utama dan kawasan pusat kuliner sering mengalami kepadatan pada jam tersebut. Kemacetan biasanya terjadi karena kendaraan berhenti mendadak dan parkir di pinggir jalan.
Menjelang pertengahan Ramadan, volume kendaraan jarak jauh juga mulai meningkat. Sebagian masyarakat memilih mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan saat mendekati Lebaran.
Pemerintah dan kepolisian telah menyiapkan pengaturan lalu lintas khusus selama Ramadan 2026. Pengaturan ini bertujuan agar arus kendaraan tetap lancar dan risiko kecelakaan bisa ditekan.
Beberapa langkah yang dilakukan antara lain pengalihan arus di titik rawan macet. Petugas juga disiagakan di persimpangan padat dan kawasan pasar Ramadan.
Di jalan tol, pengelola melakukan pemantauan ketat terhadap arus kendaraan. Informasi kondisi lalu lintas disampaikan secara rutin agar pengendara bisa memilih waktu perjalanan yang tepat.
Pembatasan kendaraan berat juga diberlakukan di waktu tertentu. Aturan ini dibuat supaya kendaraan kecil dan pemudik bisa melaju lebih lancar dan aman.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat menjadi hal penting selama Ramadan.
Pengendara juga diingatkan untuk menjaga emosi saat berkendara. Kondisi berpuasa bisa membuat tubuh lebih cepat lelah dan kurang fokus.
Istirahat yang cukup sangat disarankan terutama bagi pengemudi jarak jauh. Berhenti sejenak di rest area bisa membantu menjaga konsentrasi di jalan.
Di sisi lain, lalu lintas pada malam hari setelah tarawih cenderung meningkat. Banyak warga memanfaatkan waktu malam untuk berbelanja atau bersilaturahmi.
Meski begitu, kepadatan malam hari biasanya tidak separah sore hari. Arus kendaraan lebih stabil dan bergerak perlahan.
Secara keseluruhan, lalu lintas selama Ramadan 2026 dipengaruhi oleh perubahan pola aktivitas masyarakat.
Dengan pengaturan yang tepat dan kesadaran pengendara, perjalanan tetap bisa berjalan aman dan nyaman.
Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama. Jika aturan dipatuhi, suasana Ramadan dapat dijalani dengan lebih tertib dan lancar.
Penulis: Alya Siti Aisyah