Harga Sembako Menjelang Ramadan 2026: Stabil Tapi Warga Harus Tetap Waspada Di Seluruh Indonesia

Celer.my.id – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah yang diperkirakan dimulai pertengahan Februari 2026, pemerintah dan masyarakat tengah memperhatikan pergerakan harga kebutuhan pokok.

Dalam beberapa pasar tradisional di indonesia, harga sembako mencatatkan pergerakan yang berbeda-beda di berbagai wilayah.

Di Jakarta Pusat, beberapa kebutuhan pokok seperti beras dan sayuran mengalami kenaikan harga, dengan selisih antara Rp2.000 hingga Rp20.000 dibandingkan beberapa minggu sebelumnya.

Peningkatan ini terjadi karena permintaan yang mulai meningkat dari konsumen seiring mendekatnya ramadan dan masa libur panjang.

Meski begitu, pemerintah pusat melalui menteri perdagangan Budi Santoso memastikan bahwa secara umum harga sembako masih dalam kondisi stabil dan pasokan cukup untuk periode ramadan dan Idul Fitri.

Ia menyatakan bahwa hasil pantauan di beberapa Pasar menunjukkan harga masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dan ketersediaan barang pokok aman.

Upaya pengawasan harga juga dilakukan oleh aparat di daerah, seperti di bandar lampung, dimana polisi secara aktif mengecek harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional.

Ini dilakukan untuk memastikan pedagang tidak menjual barang diatas harga wajar dan agar masyarakat tidak terkena lonjakan biaya hidup yang tajam.

Di beberapa wilayah lain seperti lampung timur, harga kebutuhan pokok juga dilaporkan relatif stabil menjelang ramadan dan imlek, sehingga masyarakat setempat masih bisa berbelanja tanpa tekanan harga yang tinggi.

Kondisi ini tentu menjadi kabar baik terutama bagi kelompok rumah tangga berpendapatan rendah yang biasanya paling terdampak saat harga sembako naik.

Meski banyak wilayah mencatat kestabilan harga, DPR RI menyerukan pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat menjelang ramadan.

Mereka menekankan bahwa kontrol harga dan langkah antisipatif harus dilakukan sejak awal supaya lonjakan harga yang biasanya terjadi setiap ramadan bisa dihindari.

Untuk menambah rasa aman di asar, beberapa pemerintah daerah juga melakukan sidak harga secara rutin dan menyelenggarakan bazar murah.

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat membeli sembako dengan harga terjangkau ditengah kenaikan permintaan dan tekanan inflasi.

Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan harga di beberapa kebutuhan, langkah pengawasan dan kebijakan pemerintah membantu menjaga kestabilan sembako.

Masyarakat pun dihimbau untuk tetap tenang dan pintar dalam merencanakan belanja kebutuhan pokok menyambut bulan suci nanti.

Penulis: Alya Siti Aisyah

Leave a Comment