Celer.my.id – Shalat tarawih menjadi salah satu ibadah yang paling ditunggu umat islam saat bulan ramadan tiba.
Ibadah sunnah ini biasanya dilakukan setelah shalat isya dan menjadi ciri khas suasana malam ramadan di masjid maupun di rumah.
Menurut penjelasan para ulama yang sering disampaikan melalui kajian ramadan, shalat tarawih termasuk bagian dari qiyamul lail atau shalat malam.
Artinya, tarawih bukan sekadar ibadah tambahan, tetapi memiliki nilai spiritual yang sangat besar bagi umat islam.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa siapa yang melaksanakan shalat malam pada bulan suci ramadan dengan iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Penjelasan ini juga sering ditegaskan dalam kajian yang dirilis oleh kementerian agama RI setiap ramadan.
Keutamaan tersebut menjadi alasan mengapa banyak umat islam berusaha tidak melewatkan tarawih meskipun dalam kondisi lelah setelah berpuasa seharian.
Pahala besar yang dijanjikan Allah menjadi motivasi utama untuk tetap istiqomah menjalankannya.
Selain itu, shalat tarawih yang dikerjakan secara berjamaah juga memiliki keutamaan tersendiri.
Dalam hadits lain dijelaskan bahwa orang yang shalat bersama imam hingga selesai akan mendapatkan pahala seperti shalat semalam penuh.
Keutamaan ini membuat tarawih berjamaah di masjid selalu ramai, terutama pada awal-awal ramadan.
Suasana kebersamaan antar jemaah juga menjadi nilai tambah yang membuat ibadah terasa lebih hangat dan bermakna.
Menurut penjelasan para ulama yang dimuat di nahdlatul ulama, tarawih juga menjadi sarana melatih kesabaran dan keikhlasan.
Ibadah ini mengajarkan umat islam untuk konsisten berbuat baik meski dalam kondisi fisik yang terbatas.
Tarawih juga memberi ruang bagi umat islam untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an karena biasanya diselingi dengan bacaan ayat-ayat yang panjang.
Hal ini membuat malam ramadan terasa lebih hidup dan penuh dengan nilai ibadah.
Meskipun hukumnya sunnah, shalat tarawih sebaiknya tidak dipandang remeh. Dengan niat yang tulus dan pelaksanaan yang khusyuk, tarawih menjadi salah satu amalan penting yang dapat memperkuat iman dan memperbanyak pahala selama bulan ramadan.
Penulis: Alya Siti Aisyah