Celer.my.id – Berbuka puasa adalah momen yang sangat dinanti setelah seharian menahan lapar dan haus saat ramadan, tetapi pilihan menu yang salah bisa bikin tubuh cepat lemas.
Banyak ahli gizi dan laporan kesehatan nasional menyarankan kita memilih menu buka puasa yang sehat agar badan tetap bugar dan siap menjalani ibadah malam.
Salah satu langkah yang paling dianjurkan adalah mengawali buka puasa dengan kurma dan air putih seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Kurma mengandung gula alami yang cepat dicerna dan bisa mengembalikan energi tubuh, sementara air putih membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.
Selain kurma, sup sayuran juga menjadi pilihan yang sangat baik karena mudah dicerna dan penuh nutrisi.
Sup sayur dengan tambahan wortel, brokoli, atau bayam bisa membantu pencernaan kembali aktif tanpa membebani perut yang kosong.
Menu utama yang sehat seperti nasi merah dengan lauk rendah lemak juga direkomendasikan untuk buka puasa.
Nasi merah punya serat lebih banyak dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sedangkan lauk seperti ayam tanpa kulit, ikan panggang, atau tahu-tempe memberikan protein tanpa lemak berlebihan.
Buah segar dan salad buah juga sangat cocok sebagai bagian dari menu buka puasa yang sehat.
Buah seperti semangka, jeruk, atau apel tidak hanya menyegarkan tetapi juga kaya akan vitamin dan air, sehingga membantu menggantikan cairan yang hilang selama puasa.
Minuman sehat pun penting diperhatikan saat buka puasa, karena minuman manis berlebihan justru bisa menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat naik turun.
Pilihlah air putih, infused water, atau jus buah tanpa tambahan gula untuk membantu rehidrasi dengan baik.
Beberapa ahli gizi juga menganjurkan untuk menghindari makanan yang terlalu berminyak, gorengan berlebihan, atau makanan cepat saji saat berbuka.
Makanan tersebut cenderung tinggi lemak dan gula sehingga bisa membuat perut terasa kembung, tidak nyaman, dan energi tubuh turun drastis.
Selain itu, yogurt dengan buah segar juga bisa jadi camilan sehat setelah buka puasa atau sebagai penutup makanan.
Yogurt mengandung probiotik yang baik bagi pencernaan dan protein, sehingga cocok untuk membantu sistem tubuh tetap seimbang.
Tak kalah penting, perhatikan porsi makan agar tidak berlebihan saat berbuka puasa.
Makan perlahan dengan porsi yang tepat membantu tubuh mencerna makanan dengan baik tanpa menyebabkan pusing atau kembung setelahnya.
Secara keseluruhan, memilih menu buka puasa sehat berdasarkan anjuran ahli gizi dan pola makan seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan selama ramadan.
Dengan memulai dari kurma dan air putih, memilih makanan bernutrisi, serta menghindari gorengan berlebihan, tubuh akan tetap kuat dan siap menjalankan ibadah dengan maksimal.
Penulis: Alya Siti Aisyah