Celer.my.id – Menjalankan diet di bulan puasa bukan berarti kamu harus melewatkan gizi yang dibutuhkan tubuh setiap hari.
Diet di bulan ramadan justru bisa jadi lebih efektif jika dilakukan dengan cara yang benar dan penuh perencanaan.
Saat berpuasa, tubuh mengalami waktu makan dan minum yang terbatas, sehingga penting bagi kamu untuk memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka.
Karena itu, bukan hanya soal jumlah makan, tetapi kualitas dan komposisi nutrisi juga sangat menentukan keberhasilan diet.
Ahli gizi menyarankan agar sahur tetap dijaga kualitasnya dengan memilih makanan yang tinggi serat dan protein.
Makanan seperti telur, oat, sayuran, dan buah menjadi pilihan sempurna karena memberikan energi secara bertahap sepanjang hari, sementara itu, hindari makanan tinggi gula dan gorengan saat sahur karena bisa membuat kamu cepat merasa lapar dan lemas sebelum waktunya berbuka.
Pada waktu berbuka puasa, tubuh sangat membutuhkan energi, jadi sebaiknya buka dengan yang ringan dulu seperti air putih, kurma, atau buah.
Tidak langsung makan makanan berat karena tubuh perlu waktu untuk menyesuaikan kembali setelah puasa panjang,
setelah itu baru dilanjutkan dengan makanan utama yang seimbang, antara karbohidrat kompleks, protein, sayur, dan lemak sehat.
Minum air dalam jumlah cukup di antara waktu berbuka dan sahur adalah kunci utama menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa.
Disarankan untuk minum sekitar delapan gelas air putih setiap malam agar kamu tidak dehidrasi keesokan harinya, hindari minuman bersoda atau yang tinggi gula karena hanya memberikan kalori kosong tanpa manfaat nutrisi.
Selain itu, jangan lupa untuk tetap aktif bergerak ringan, seperti jalan santai atau peregangan di sore atau malam hari setelah berbuka.
Aktivitas ringan ini membantu metabolisme tubuh tetap berjalan dan mencegah tubuh menjadi kaku karena terlalu banyak duduk, namun hindari olahraga berat saat puasa karena bisa membuat tubuh cepat lelah dan dehidrasi
Menjaga porsi makan juga penting agar asupan kalori tidak berlebihan saat berbuka dan sahur. Kamu tetap boleh makan enak di bulan puasa, asal porsinya terkendali dan pilih makanan yang menyehatkan, kalau perlu, kamu bisa mencatat menu harian agar lebih disiplin dan tahu persis makanan apa saja yang masuk ke tubuh setiap hari.
Diet di bulan puasa bukan soal membatasi diri secara ekstrem, tetapi soal mengatur pola makan sehat dan seimbang sesuai ritme puasa. Kalau dilakukan dengan benar, diet saat puasa bahkan bisa membantu menurunkan berat badan dan bikin kamu lebih sehat setelah ramadan.
Penulis: Alya Siti Aisyah