Celer.my.id – Harapan Chelsea untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri harus sirna setelah ditahan imbang oleh Burnley dengan skor 1-1.
Pertandingan pekan ke-27 Premier League yang digelar di Stamford Bridge pada Sabtu (21/2/2026) malam WIB ini menyisakan kekecewaan bagi kubu tuan rumah akibat gol balasan di menit-menit akhir.
Anak asuh Liam Rosenior sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan lewat gol cepat Joao Pedro saat pertandingan baru berjalan empat menit.
Keunggulan tersebut bertahan hampir di sepanjang laga, namun kartu merah yang diterima Wesley Fofana pada menit ke-72 mengubah jalannya permainan secara drastis.
Burnley yang unggul jumlah pemain terus menekan pertahanan The Blues hingga akhirnya Zian Flemming mencetak gol penyama kedudukan melalui sundulan di masa injury time.
Hasil imbang ini membuat Chelsea tertahan di peringkat keempat klasemen, sementara Burnley masih berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.
Pelatih Liam Rosenior menyayangkan hilangnya fokus tim di saat-saat krusial yang membuat kemenangan yang sudah di depan mata menguap begitu saja.
Ia menyoroti bahwa timnya terlalu bermain aman setelah unggul satu gol dan gagal memaksimalkan beberapa peluang emas untuk menggandakan skor.
Atmosfer di Stamford Bridge yang awalnya meriah seketika berubah tegang saat para pemain Burnley terus menggempur lini belakang Chelsea di sepuluh menit terakhir.
Disiplinnya pertahanan tim tamu dan kegigihan mereka dalam memanfaatkan bola mati akhirnya membuahkan hasil yang sangat berharga.
Bagi Chelsea, ini adalah kedua kalinya secara beruntun mereka gagal mempertahankan keunggulan dalam sebuah pertandingan liga yang penting.
Evaluasi mendalam mengenai koordinasi pertahanan saat menghadapi situasi tekanan tinggi dipastikan akan menjadi menu utama di sesi latihan pekan depan.
Di sisi lain, satu poin dari London ini menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi skuad asuhan Scott Parker dalam misi mereka menghindari jurang degradasi.
Mereka menunjukkan semangat pantang menyerah meski harus tertinggal lebih dulu dari raksasa London sejak awal babak pertama dimulai.
Sepanjang laga, kiper Burnley tampil cukup sibuk menghalau serangan yang dibangun oleh Cole Palmer dan Enzo Fernandez yang menjadi motor serangan Chelsea.
Beberapa penyelamatan gemilang di babak kedua menjadi kunci bagi Burnley agar selisih gol tidak semakin menjauh sebelum momen balasan tiba.
Drama kartu merah Fofana menjadi titik balik yang paling disoroti karena membuat lini belakang Chelsea kehilangan pilar utamanya di sisa pertandingan.
Kehilangan satu pemain di lapangan terbukti sangat fatal ketika menghadapi tim yang bermain sangat fisikal dan mengandalkan duel udara seperti Burnley.
Premier League musim 2026 ini kembali membuktikan bahwa tidak ada pertandingan yang mudah, bahkan bagi tim papan atas saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Chelsea kini harus segera mengalihkan fokus untuk laga berikutnya demi menjaga peluang mereka tetap berada di zona Liga Champions.