Celer.my.id – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya menjalani laga pertamanya bersama AFC Ajax di kompetisi Eredivisie musim 2025/2026.
Bermain di kandang sendiri, Johan Cruyff Arena, Paes dipercaya tampil sebagai starter saat Ajax menghadapi NEC Nijmegen. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1.
Debut ini terasa spesial karena Paes baru saja bergabung dari FC Dallas pada bursa transfer Januari lalu.
Kesempatan tampil datang lebih cepat setelah kiper utama Ajax mengalami cedera, sehingga pelatih langsung memberi kepercayaan penuh kepada Paes untuk menjaga gawang sejak menit pertama.
Dalam laga tersebut, Marten Paes menunjukkan performa yang cukup meyakinkan. Ia mencatatkan tujuh kali penyelamatan penting untuk mengamankan gawang Ajax dari kebobolan lebih banyak.
Beberapa penyelamatan dilakukan dalam situasi krusial, termasuk saat menghadapi tembakan jarak dekat dan tekanan bertubi-tubi dari pemain NEC.
Sepanjang pertandingan, Ajax memang mendapat tekanan, terutama di babak kedua. Namun Marten Paes tampil tenang dan sigap membaca arah bola.
Refleks cepat serta posisinya yang tepat membuat sejumlah peluang lawan berhasil digagalkan. Meski hanya meraih satu poin, penampilan Paes menjadi salah satu hal positif yang bisa dicatat dari laga tersebut.
Marten Paes juga cukup aktif dalam membantu membangun serangan dari lini belakang. Ia mencatatkan 27 umpan sukses dari 51 percobaan, dengan akurasi sekitar 53 persen.
Angka ini menunjukkan bahwa ia mulai terlibat dalam pola permainan Ajax yang mengandalkan penguasaan bola, meski masih perlu meningkatkan ketepatan umpan agar lebih maksimal.
Secara keseluruhan, debut Paes bisa dibilang berjalan baik. Tampil untuk pertama kali di klub sebesar Ajax tentu bukan hal mudah.
Tekanan dari suporter dan ekspektasi tinggi bisa menjadi beban, tetapi Paes mampu menunjukkan mental yang siap bersaing.
Peluangnya untuk terus bermain cukup terbuka, apalagi jika kiper utama masih harus menepi karena cedera.
Jika Paes mampu menjaga konsistensi performanya, bukan tidak mungkin ia akan mendapat kepercayaan lebih besar hingga akhir musim.
Debut ini bisa menjadi langkah awal penting dalam kariernya di Eropa sekaligus membawa dampak positif bagi perjalanan bersama Timnas Indonesia.
Penulis: M. Syifan Juhdi