Keutamaan Malam Lailatul Qadar, Malam Paling Istimewa di Bulan Ramadan

Celer.my.id – Malam lailatul qadar kembali menjadi sorotan umat muslim Indonesia saat bulan ramadan memasuki sepuluh hari terakhir. Malam ini dikenal sebagai malam yang penuh berkah dan kemuliaan yang dicari oleh umat islam di seluruh dunia.

Menurut ajaran islam, lailatul qadar adalah malam yang lebih baik daripada seribu bulan, artinya pahala ibadah yang dilakukan malam itu akan jauh lebih besar dibanding ibadah sepanjang lebih dari 80 tahun. Kalimat ini tercantum dalam al-qur’an yang menjadi dasar keyakinan umat muslim untuk meningkatkan ibadahnya di malam itu.

Salah satu keutamaan yang paling sering disebut adalah pengampunan dosa bagi yang beribadah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh. Dalam hadis disebutkan siapa pun yang menghidupkan malam lailatul qadar dengan salat, doa, dan taubat, maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni oleh allah swt.

Selain itu, malam ini disebut juga sebagai malam penuh keselamatan dan kesejahteraan sampai terbit fajar, yang menandakan hadirnya kedamaian dan rahmat dari allah. Berada dalam ketenangan spiritual pada malam itu jadi momen untuk berintrospeksi dan merasakan kedekatan dengan sang pencipta.

Umat islam percaya bahwa takdir atau catatan hidup tahunan juga ditetapkan di malam lailatul qadar, sehingga banyak orang meningkatkan doa agar mendapatkan kebaikan sepanjang tahun yang akan datang. Moment ini dianggap waktu yang tepat untuk bermohon dan bersimpuh kepada allah dengan harapan diberi petunjuk menuju kehidupan yang lebih baik.

Meski tanggal pastinya tidak ditetapkan secara pasti, para ulama menganjurkan mencari malam ini di sepuluh malam terakhir ramadan dengan semangat ibadah yang tinggi. Karena itulah banyak masjid dan keluarga menghidupkan malam dengan salat tahajud, membaca al-qur’an, dan memperbanyak dzikir serta doa.

Kementerian agama ri dan lembaga keagamaan lainnya di Indonesia bahkan mengingatkan jamaah untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan beribadah di malam penuh berkah ini. Menurut mereka, persiapan rohani dan niat yang sungguh-sungguh jadi kunci utama untuk meraih manfaat terbesar dari lailatul qadar.

Banyak umat muslim mengambil kesempatan ini untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan allah, terutama setelah menjalankan puasa sepanjang hari. Momen ini dianggap sebagai puncak ibadah ramadan yang tak boleh dilewatkan oleh siapa pun yang berharap memperoleh ampunan dan keberkahan hidup.

Penulis: Alya Siti Aisyah

Leave a Comment