Celer.my.id – Persaingan BRI Super League musim 2025/2026 semakin seru memasuki pekan ke-23. Hingga akhir Februari 2026, Persib Bandung masih bertahan di posisi teratas klasemen dengan koleksi 53 poin. Performa stabil yang ditunjukkan sepanjang musim membuat Persib Bandung tetap jadi tim yang paling konsisten sejauh ini.
Meski begitu, posisi Persib belum sepenuhnya aman. Persija Jakarta terus menempel ketat di peringkat kedua dengan 50 poin. Selisih tiga angka membuat persaingan gelar masih sangat terbuka. Di bawahnya, Borneo FC Samarinda juga tidak mau tertinggal. Dengan 49 poin, Borneo FC hanya terpaut sedikit dari dua tim di atasnya. Artinya, satu hasil pertandingan saja bisa mengubah peta persaingan di papan atas.
Kejutan musim ini datang dari Malut United yang kini berada di posisi keempat dengan 41 poin. Penampilan mereka cukup stabil dan mampu bersaing dengan tim-tim besar. Sementara itu, Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC menempati posisi kelima dan keenam sama-sama mengumpulkanc38 poin dan masih punya peluang untuk naik jika mampu meraih kemenangan beruntun di laga-laga berikutnya.
Di papan tengah, persaingan juga tak kalah ketat. PSIM Yogyakarta mengoleksi 36 poin, diikuti Persita Tangerang mengumpulkan 35 poin. Selisih poin yang tipis membuat posisi mereka bisa berubah sewaktu-waktu tergantung hasil pertandingan selanjutnya.
Sementara itu, situasi di papan bawah masih cukup menegangkan. Persik Kediri (26 poin) dan PSM Makassar (23 poin) belum benar-benar aman dari ancaman zona degradasi. Lebih berat lagi perjuangan Madura United FC, Persijap Jepara, dan PSBS Biak yang masih berusaha keluar dari posisi bawah klasemen.
Dua tim terbawah saat ini adalah Semen Padang FC dan Persis Solo baru mengumpulkan 16 poin. Keduanya wajib meraih poin maksimal di sisa pertandingan jika ingin bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.
Dengan selisih poin yang tidak terlalu jauh di hampir semua posisi, BRI Super League musim ini dipastikan akan berlangsung sengit hingga pekan terakhir. Baik perebutan gelar juara maupun perjuangan menghindari degradasi sama-sama menyita perhatian publik sepak bola nasional.
Penulis: M Syifan Al Juhdi