Celer.my.id – Membangun massa otot tidak harus mahal karena Anda bisa mencapainya hanya dengan modal lima puluh ribu rupiah saja per hari. Menu hemat ini memanfaatkan bahan makanan lokal yang mudah ditemukan di pasar tradisional namun tetap kaya akan nutrisi penting.
Berikut adalah susunan menu makan harian yang bisa Anda ikuti untuk program bulking:
- Mulailah pagi hari dengan sarapan bubur gandum dan dua butir telur rebus ditambah satu buah pisang untuk energi awal. Kombinasi ini memberikan rasa kenyang yang lama serta asupan protein yang cukup sebelum memulai aktivitas harian Anda.
- Konsumsi segenggam kacang tanah rebus dan satu buah apel sebagai camilan sehat pada jam sepuluh pagi untuk menjaga tenaga. Lemak sehat dari kacang sangat membantu menambah kalori harian tanpa membuat perut terasa begah atau tidak nyaman.
- Makan siang dengan porsi nasi putih, dada ayam, tempe goreng, serta sayur bayam untuk asupan protein paling besar. Menu ini sangat efektif membantu pemulihan jaringan otot setelah Anda melakukan latihan beban yang berat di tempat olahraga.
- Gunakan ubi jalar panggang dan tahu kukus sebagai camilan sore agar Anda memiliki cadangan energi yang cukup saat berlatih. Karbohidrat kompleks dari ubi sangat bagus untuk menjaga stamina tetap stabil sehingga sesi latihan Anda bisa lebih maksimal.
- Tutup hari dengan makan malam berupa nasi merah dan ikan kembung bakar yang kaya akan lemak baik serta omega tiga. Kandungan nutrisi pada ikan kembung sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa pegal pada otot setelah seharian penuh beraktivitas fisik.
- Pastikan Anda minum air putih sebanyak empat liter setiap hari dan tidur selama delapan jam agar pertumbuhan otot berjalan optimal. Istirahat yang cukup adalah kunci utama agar hormon pertumbuhan dalam tubuh bekerja dengan baik dalam memperbaiki serat otot.
Lakukan latihan beban secara rutin minimal empat kali seminggu dan pantau terus perkembangan berat badan Anda secara berkala. Dengan disiplin mengikuti pola makan ini, hasil nyata pada bentuk tubuh akan mulai terlihat hanya dalam waktu satu bulan.
Penulis: Abdul Karim