Lagu dan Musik Terbukti Bantu Jaga Kesehatan Mental dan Redakan Stres

Celer.my.id – Lagu dan musik bukan hanya hiburan, tetapi juga memiliki dampak positif bagi kesehatan mental. Penelitian World Health Organization menunjukkan bahwa musik dapat memengaruhi emosi, suasana hati, dan cara seseorang menghadapi stres.

Musik bisa membantu mengurangi rasa cemas dan menenangkan pikiran dalam situasi yang menegangkan. Lagu atau nada musik tertentu dapat memicu respons fisiologis seperti menurunkan detak jantung dan tekanan darah, yang berkontribusi pada relaksasi.

Menurut penelitian Valorie Salimpoor yang dipublikasikan pada jurnal Nature Neuroscience, mendengarkan musik yang menenangkan dapat menstimulasi pelepasan dopamin, yaitu neurotransmitter yang berkaitan dengan perasaan bahagia. Dopamin ini membantu menciptakan perasaan nyaman dan meningkatkan suasana hati saat mendengarkan lagu yang disukai.

Musik juga bisa membantu seseorang mengekspresikan emosi yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Lagu dengan lirik yang relate atau menyentuh sering membantu pendengar merasa “tidak sendirian” saat menghadapi perasaan sedih, gelisah, atau bingung.

Selain untuk relaksasi, musik juga digunakan dalam konteks terapi profesional yang dikenal sebagai terapi musik. Terapi musik ini melibatkan aktivitas musik yang terstruktur bersama terapis terlatih untuk membantu mengurangi gejala depresi, kecemasan, dan gangguan suasana hati.

Penelitian dari National Institutes of Health menunjukkan bahwa terapi musik dapat meningkatkan regulasi emosi, membantu orang memproses perasaan, dan membangun keterampilan koping jangka panjang.

Aktivitas seperti bernyanyi, menulis lagu, atau memainkan instrumen sering digunakan dalam sesi untuk menguatkan kontrol emosi dan keterampilan sosial.

Beberapa program juga menggabungkan musik dengan teknik relaksasi dan pernapasan untuk peserta yang mengalami stres atau gangguan mental lainnya. Aktivitas ini dapat memperluas kemampuan seseorang untuk menghadapi tekanan hidup sehari‑hari sambil mengurangi gejala negatif seperti kecemasan.

Selain itu, studi klinis dari Harvard Medical School menemukan bahwa menambahkan musik ke perawatan yang sudah ada dapat membantu memperbaiki fungsi sosial dan menurunkan tingkat kecemasan pada orang dengan depresi. Musik berperan sebagai dukungan tambahan yang memperkuat hasil pengobatan dan kesejahteraan umum.

Dengan begitu, lagu dan musik tidak hanya menjadi hiburan biasa, tetapi juga sarana dukungan emosional yang nyata. Mendengarkan musik yang sesuai atau ikut serta dalam aktivitas musik dapat menjadi bagian dari strategi menjaga kesehatan mental yang alami dan terjangkau.

Penulis: Alya Siti Aisyah

Leave a Comment