Celer.my.id – Samsung dilaporkan tengah bersiap merilis jagoan kelas menengah terbarunya, Galaxy A57, yang dijadwalkan hadir pada akhir Februari atau Maret 2026.
Kehadiran ponsel ini dikonfirmasi setelah perangkat tersebut resmi mengantongi sertifikasi TKDN dari Kementerian Perindustrian dengan nilai kandungan lokal mencapai 39,60 persen.
Desain menjadi daya tarik utama karena Galaxy A57 tampil jauh lebih ramping dengan ketebalan hanya 6,9 mm dan bobot 182 gram. Samsung menggunakan material premium berupa bingkai aluminium serta perlindungan Gorilla Glass Victus+ pada sisi depan dan belakang untuk menjamin durabilitas tinggi.
Layar Super AMOLED berukuran 6,6 inci dengan resolusi FHD+ menjadi jendela utama bagi pengguna untuk menikmati konten multimedia. Teknologi refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 1.900 nits memastikan tampilan tetap tajam meski di bawah sinar matahari langsung.
Dapur pacunya ditenagai oleh chipset terbaru Exynos 1680 yang dibangun dengan fabrikasi efisien 4nm untuk performa multitasking yang lebih lancar. Chip ini dipadukan dengan pilihan RAM 8GB atau 12GB serta penyimpanan internal 256GB yang masih bisa diperluas melalui slot kartu memori.
Sektor fotografi mengandalkan kamera utama 50MP yang telah dilengkapi fitur Optical Image Stabilization (OIS) untuk hasil foto yang lebih stabil.
Selain itu, terdapat lensa ultra-wide 12MP dan lensa makro 5MP untuk mendukung kreativitas pengguna dalam mengambil berbagai sudut gambar.
Daya tahan perangkat didukung oleh baterai berkapasitas 5.000 mAh yang kini telah mendukung pengisian daya cepat 45W. Fitur ini memungkinkan pengisian daya hingga 50 persen hanya dalam waktu singkat, menyamai standar yang ada pada seri flagship Samsung.
Keunggulan lain yang ditawarkan adalah komitmen pembaruan perangkat lunak jangka panjang hingga tujuh tahun untuk keamanan dan sistem operasi. Galaxy A57 akan menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8.5 langsung dari kotak penjualannya.
Fitur pendukung seperti sertifikasi IP67 untuk ketahanan air dan debu serta sensor sidik jari di bawah layar tetap dipertahankan. Konektivitasnya pun semakin canggih dengan dukungan jaringan 5G, NFC, dan teknologi Bluetooth 6.1 terbaru yang lebih hemat energi.
Harga ponsel ini diperkirakan akan berada di kisaran Rp5,5 juta hingga Rp7,5 juta tergantung pada varian memori yang dipilih. Kehadirannya akan menjadi standar baru bagi ponsel kelas menengah premium di pasar gadget Indonesia tahun ini.
Penulis: Azhimah Nurfifah Maysa