Revolusi Cantik dari Dapur: Efektivitas Ekstrak Sayur dan Buah dalam Skincare

Celer.my.id – Tren kecantikan global kini bergeser secara signifikan menuju penggunaan bahan-bahan alami yang berasal dari konsumsi harian seperti sayur dan buah. Kesadaran konsumen terhadap keamanan bahan kimia sintetis memicu lonjakan permintaan produk berbasis pangan (food-based skincare) di pasar domestik.

Data dari Grand View Research menunjukkan bahwa pasar kosmetik organik dunia diprediksi akan mencapai nilai USD 25,11 miliar pada tahun 2025 mendatang. Pertumbuhan tahunan sebesar 9,4% ini membuktikan bahwa efikasi nutrisi alami mulai dipercaya secara klinis oleh masyarakat luas.

Para ahli dermatologi menyebutkan bahwa antioksidan dalam buah beri dan sayuran hijau memiliki kemampuan regenerasi sel yang luar biasa. Kandungan Vitamin C pada jeruk dan polifenol pada teh hijau terbukti secara ilmiah mampu mereduksi efek radikal bebas hingga 40%.

Selain itu, sayuran seperti tomat mengandung likopen yang berfungsi sebagai pelindung alami terhadap paparan sinar ultraviolet matahari. Riset kesehatan mengungkapkan bahwa penggunaan ekstrak tomat secara rutin dapat meningkatkan ketahanan kulit terhadap sun-burn secara signifikan.

Tidak hanya soal kesehatan kulit, tren ini juga didorong oleh gerakan keberlanjutan lingkungan yang meminimalisir limbah kimia berbahaya. Konsumen saat ini cenderung memilih produk yang memiliki jejak karbon rendah dan kemasan yang mudah didaur ulang.

Meskipun alami, pengguna diingatkan untuk tetap memperhatikan sertifikasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) demi menjamin keamanan produk. Keaslian bahan baku tetap menjadi faktor penentu utama agar nutrisi sayur dan buah dapat terserap optimal oleh pori-pori.

Industri kecantikan lokal pun mulai merangkul petani daerah untuk memasok bahan baku berkualitas tinggi seperti alpukat dan bengkuang. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi kreatif sekaligus memberikan solusi perawatan kulit yang lebih inklusif bagi semua kalangan.

Penerapan teknologi ekstraksi dingin (cold-pressed) menjadi kunci utama dalam menjaga integritas vitamin agar tidak rusak selama proses produksi. Dengan teknik yang tepat, manfaat murni dari alam dapat dirasakan langsung oleh kulit tanpa efek samping yang mengkhawatirkan.

Penulis: Azhimah Nurfifah Maysa

Leave a Comment