Celer.my.id – Di pagi hari saat beraktivitas maupun sore hari ketika bersantai, teh hijau dan matcha sering dipilih sebagai minuman sehat. Keduanya populer karena dianggap mendukung gaya hidup yang lebih baik.
Meski terlihat mirip, teh hijau dan matcha sebenarnya berbeda. Perbedaan tersebut ada pada cara pembuatannya serta manfaat yang diberikan bagi tubuh.
Teh hijau memiliki rasa yang ringan dan menyegarkan sehingga cocok diminum setiap hari. Minuman ini pas untuk menemani aktivitas rutin.
Di sisi lain, matcha memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi karena dibuat dari daun teh utuh yang dihaluskan.
Matcha cocok dikonsumsi saat membutuhkan energi dan fokus ekstra, sedangkan teh hijau lebih sesuai untuk momen santai.
Matcha adalah bubuk teh hijau kental yang dibuat dari daun teh yang ditanam di area teduh. Proses ini membuat warna dan rasa matcha lebih kuat.
Rasanya khas dengan perpaduan aroma segar seperti rumput dan sentuhan tanah. Selain diminum sebagai teh, matcha kini banyak diolah menjadi latte dan berbagai minuman modern.
Sedangkan teh hijau memiliki rasa pahit yang lebih terasa dibandingkan matcha. Cita rasa ini menjadi ciri khas teh hijau.
Rasa pahit tersebut berasal dari kandungan katekin yang cukup tinggi. Senyawa ini terbentuk lebih banyak saat tanaman teh tumbuh dengan paparan sinar matahari langsung.
Matcha dinilai memiliki manfaat kesehatan yang lebih kuat dibandingkan teh hijau. Hal ini karena matcha dikonsumsi bersama seluruh bagian daun teh sehingga kandungan senyawa aktifnya lebih tinggi.
Baik matcha maupun teh hijau sama-sama mengandung epigallocatechin 3 gallate (EGCG). Namun, kadar antioksidan penting tersebut lebih banyak terdapat pada matcha.
Selain itu, kandungan kafein pada matcha umumnya lebih tinggi dibandingkan teh hijau. Hal ini karena matcha dibuat dari bubuk daun teh yang langsung dikonsumsi.
Meski begitu, kadar kafein pada keduanya bisa berbeda-beda. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kualitas daun, waktu panen, dan cara penyajiannya.
Jika tujuan anda mendapatkan asupan nutrisi yang maksimal, matcha bisa menjadi pilihan terbaik. Minuman ini kaya antioksidan, memberi energi lebih stabil, dan membantu menjaga fokus lebih lama.
Rasa matcha juga lebih kuat sehingga tetap enak meski dicampur susu atau pemanis. Karakter rasanya tidak mudah hilang saat diolah menjadi berbagai minuman.
Sementara itu, teh hijau cocok bagi Anda yang menyukai minuman ringan. Cara penyajiannya pun sederhana karena cukup diseduh dengan air panas.
Teh hijau memiliki kandungan kafein yang lebih rendah. Rasanya lebih lembut sehingga nyaman diminum sehari-hari.
Penulis: Alya Siti Aisyah