Celer.my.id – Suasana ramadhan mulai terasa, membuat semangat para pelaku UMKM untuk memulai bisnis mencari ide jualan paling laris.
Meski kolak dan gorengan tetap menjadi primadona, tren takjil tahun ini akan bergeser ke arah kuliner visual yang estetik namun tetap segar di tenggorokan.
Fenomena “War Takjil” yang sempat viral tahun lalu akan semakin meriah dengan kehadiran menu-menu inovatif yang memanjakan mata.
Para pemburu takjil kini tidak hanya mencari rasa, tetapi juga keunikan tampilan yang layak diunggah ke media sosial mereka.
Salah satu ide yang paling viral dari tahun ke tahun adalah “Creamy Fruit Jelly Ball”, bola-bola jeli berisi potongan buah segar yang disiram kuah susu kental manis.
Teksturnya yang kenyal berpadu dengan rasa buah asli membuat menu ini menjadi alternatif sehat bagi mereka yang bosan dengan minuman bersantan.
Selain itu, “Mochi Daifuku” dengan isian stroberi utuh dan pasta kacang merah , isian selai cokelat dan varian rasa lainnya juga akan menjadi rebutan para anak muda.
Ukurannya yang mungil membuat kudapan asal Jepang ini sangat praktis untuk cemilan dinikmati sebagai pembatal puasa saat masih di perjalanan.
Tak hanya itu menu “Coconut Shake Viral” yang menggunakan air kelapa asli dicampur dengan es krim vanila lembut di atasnya.
Kombinasi rasa gurih kelapa dan manisnya es krim memberikan sensasi dingin yang luar biasa untuk melepas dahaga setelah belasan jam berpuasa.
Bagi mereka yang lebih menyukai cita rasa lokal dengan sentuhan modern, “Pandan Sagu Mutiara Cheese” bisa menjadi pilihan menu jualan yang sangat menjanjikan.
Perpaduan aroma pandan yang klasik dengan topping keju melimpah menciptakan harmoni rasa yang lezat terasa sangat mewah.
Strategi pemasaran melalui platform video pendek seperti TikTok dan Instagram Reels menjadi kunci utama agar dagangan tidak sepi pembeli.
Dalam video singkat membuat para penonton mengundang rasa lapar mata para calon pelanggan yang sedang menunggu waktu berbuka.
Pastikan juga untuk memperhatikan kualitas bahan baku agar pelanggan tidak hanya datang sekali karena penasaran, tetapi kembali lagi karena rasa yang enak dan amanah dalam berjualan.
Konsistensi rasa dan kebersihan kemasan adalah investasi jangka panjang untuk membangun loyalitas pembeli di tengah persaingan pasar yang ketat.
Kesuksesan jualan takjil di bulan Ramadhan sebenarnya terletak pada kemampuan kita yang mampu membuat selera penonton tertarik akan inovasi menu hal-hal baru.
Dengan modal kreativitas dan kemauan untuk mengeksplorasi resep, bulan suci ini bisa menjadi ladang berkah sekaligus peluang bisnis yang sangat menggiurkan bagi siapa saja.
Penulis: Azhimah Nurfifah Maysa