Celer.my.id – Di era digital saat ini, bank digital semakin populer karena kemudahan akses dan biaya rendah. Berdasarkan analisis terbaru, beberapa platform seperti Jago,
SeaBank, dan BLU menonjol sebagai pilihan menarik bagi nasabah pemula maupun profesional. Ketiga bank ini menawarkan layanan tanpa cabang fisik, fokus pada aplikasi mobile, dan keamanan tinggi untuk transaksi harian.
Mereka juga mendukung kerja sama dengan platform e-commerce besar, sehingga penggunaannya jadi lebih mudah dan praktis untuk kebutuhan sehari-hari.
Jago, yang diluncurkan oleh PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, dikenal dengan fitur tabungan gratis tanpa minimum saldo awal.
Nasabah bisa menikmati suku bunga kompetitif hingga 3% per tahun plus bonus cashback hingga Rp100 ribu untuk transfer antarbank.
Kelebihannya termasuk verifikasi identitas cepat via selfie dan dukungan kartu debit virtual yang fleksibel untuk belanja online. Namun, batasan limit harian mungkin kurang cocok untuk transaksi volume besar.
SeaBank, anak usaha SeaMoney International Limited, menonjol lewat kolaborasi kuat dengan Shopee dan Tokopedia. Tabungan dasarnya gratis, tapi premium membutuhkan deposit minimal Rp1 juta untuk akses fitur investasi otomatis.
Suku bunga rata-rata 2,5%, dengan promo bundling seperti diskon belanja hingga 20%. Platform ini cukup aman karena menggunakan sistem keamanan berstandar global dan perlindungan penipuan selama 24 jam.
Cocok untuk generasi Z yang sering belanja online. Namun, layanan pelanggannya terkadang sedikit lambat saat sedang banyak pengguna.
BLU, atau Blue Bird Uang, merupakan hasil kerja sama dengan operator taksi ternama, menawarkan tabungan syariah tanpa riba. Biaya administrasi bulanan cuma Rp5.000, dengan suku bunga tetap 3,5% per tahun untuk produk BLU Savings.
Fitur unggulannya adalah kemudahan membayar transportasi langsung lewat aplikasi, serta adanya webinar edukasi keuangan gratis. Layanan ini cocok untuk keluarga Muslim yang mencari pilihan keuangan halal.
Namun, jumlah ATM-nya masih lebih sedikit dibandingkan bank lain. Secara keseluruhan, bank-bank seperti ini bisa jadi pilihan untuk menghadapi tahun 2026, ketika layanan keuangan digital diprediksi akan semakin berkembang.
Agar tidak salah pilih, sesuaikan saja dengan kebutuhanmu, misalnya seberapa sering kamu transaksi dan prinsip apa yang kamu pegang.
Penilaian ini dibuat berdasarkan informasi terbaru dari situs resmi dan berbagai ulasan terpercaya, yang menunjukkan ketiganya bersaing cukup ketat.
Jika sudah punya rencana anggaran, kamu bisa coba hitung-hitung langsung lewat aplikasi mereka untuk melihat hasilnya. Dan yang paling penting, selalu pastikan bank tersebut terdaftar dan diawasi oleh OJK agar terhindar dari penipuan.
Penulis: Najihatun Fadlliyah