Celer.my.id – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, selain menyiapkan menu sahur dan buka puasa, banyak keluarga dan pedagang mulai mencari ide takjil hemat namun tetap lezat.
Takjil bukan hanya pelengkap berbuka, tetapi juga membantu tubuh kembali mendapatkan energi setelah seharian berpuasa.
Takjil memiliki peran penting sebagai makanan pembuka sebelum menyantap hidangan utama.
Selain untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa, takjil juga identik dengan kebersamaan, baik bersama keluarga maupun saat berbagi dengan sesama.
Beberapa menu tradisional masih menjadi favorit masyarakat. Kolak pisang dan ubi, misalnya, tetap diminati karena bahan bakunya mudah didapat dan harganya terjangkau.
Perpaduan santan, gula merah, dan pisang memberikan rasa manis yang pas untuk mengawali berbuka puasa.
Selain itu, gorengan seperti bakwan, tahu isi, dan pisang goreng juga tidak pernah sepi peminat.
Modalnya relatif kecil dan proses pembuatannya cepat, sehingga cocok untuk konsumsi keluarga maupun ide jualan rumahan selama Ramadan.
Minuman segar pun menjadi pilihan utama. Es cincau gula aren dan es buah dengan campuran buah lokal seperti semangka, melon, dan pepaya dapat menjadi alternatif takjil hemat yang menyegarkan.
Menu ini tidak hanya ekonomis, tetapi juga membantu tubuh kembali terhidrasi setelah berpuasa.
Bagi yang menginginkan pilihan lebih sehat, buah potong atau salad buah sederhana bisa menjadi solusi.
Kandungan vitamin alami dalam buah membantu menjaga daya tahan tubuh selama menjalani ibadah puasa.
Sementara itu, takjil kekinian seperti puding sedot (pudot) dan jasuke (jagung susu keju) juga semakin populer, terutama di kalangan anak muda.
Selain mudah dibuat, menu ini memiliki nilai jual yang cukup tinggi dengan modal yang tetap terjangkau.
Kurma pun tetap menjadi pilihan utama saat berbuka, sesuai anjuran sunnah. Menghadirkan kurma dalam porsi kecil dapat menjadi opsi hemat namun tetap ada makna religius.
Dengan berbagai pilihan tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Ramadan 2026.
Kreativitas dalam memilih dan mengolah bahan sederhana dapat menghadirkan takjil yang lezat, sehat, serta tetap bersahabat di kantong.
Penulis: M. Syifan Juhdi