Celer.my.id – Sharp kembali membuat geger pasar smartphone kelas menengah dengan memperkenalkan jagoan terbarunya, Aquos Sense 10, yang membawa klaim ketahanan baterai luar biasa sebagai nilai jual utamanya. Ponsel ini digadang-gadang mampu menyala hingga satu minggu penuh hanya dalam sekali pengisian daya, sebuah fitur yang sangat diimpikan oleh pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan malas membawa power bank.
Rahasia di balik keawetan daya yang fantastis ini terletak pada penggunaan teknologi layar Pro IGZO OLED andalan Sharp yang terkenal sangat efisien dalam mengonsumsi energi baterai. Teknologi layar paten milik Sharp ini memungkinkan ponsel untuk menghemat daya secara signifikan saat menampilkan gambar statis, tanpa mengurangi kualitas visual yang tetap tajam dan jernih di mata pengguna.
Meskipun klaim “tahan seminggu” ini terdengar sangat menggiurkan, perlu dipahami bahwa hasil tersebut biasanya didasarkan pada skenario penggunaan ringan hingga sedang sesuai standar pengujian internal pabrikan di Jepang. Para calon pembeli disarankan untuk melihat hasil pengujian nyata dari para pengulas gawai independen nantinya untuk mengetahui seberapa lama ponsel ini bertahan jika digunakan untuk aktivitas berat seperti gaming intensif atau navigasi GPS nonstop.
Kapasitas baterai yang disematkan kemungkinan besar berada di angka 5.000 mAh, sebuah standar yang cukup besar namun tetap berhasil dikemas dalam bodi yang tergolong ringkas dan ringan. Kombinasi kapasitas besar dan manajemen daya cerdas dari chipset terbaru menjadikan Aquos Sense 10 sebagai salah satu kandidat kuat untuk smartphone paling irit energi di tahun ini.
Berbicara mengenai dapur pacu, ponsel ini dikabarkan akan ditenagai oleh prosesor Snapdragon seri terbaru yang menawarkan keseimbangan sempurna antara performa kencang untuk aplikasi harian dan efisiensi termal yang baik. Namun, detail spesifik mengenai seri chipset dan besaran RAM masih perlu diverifikasi lebih lanjut melalui pengumuman resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman ekspektasi performa di kalangan penggemar teknologi.
Layar tersebut juga kemungkinan besar sudah mendukung refresh rate adaptif hingga 120Hz atau bahkan 240Hz dengan teknik black frame insertion, memberikan pengalaman scrolling media sosial yang sangat mulus. Fitur ini biasanya akan menyesuaikan kecepatan layar secara otomatis demi menjaga baterai tetap awet, sebuah kecerdasan teknologi yang sangat fungsional dan jarang ditemukan di ponsel sekelasnya.
Tak hanya soal baterai, Sharp juga tetap mempertahankan ciri khas ketangguhannya dengan membekali Aquos Sense 10 sertifikasi standar militer yang membuatnya tahan terhadap guncangan ekstrem dan benturan tak terduga. Fitur ketahanan air dan debu IP68 juga dipastikan hadir, sehingga pengguna tidak perlu was-was saat ponsel kesayangannya terkena tumpahan air minum atau kehujanan di jalan raya.
Sektor kamera juga mendapatkan perhatian khusus, di mana peningkatan pada sensor utama dan fitur penstabil gambar optik (OIS) diharapkan mampu menghasilkan foto malam hari yang lebih terang dan minim noise. Pengolahan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) juga turut disematkan untuk membantu pengguna mendapatkan hasil jepretan terbaik secara instan tanpa perlu pengaturan manual yang rumit.
Desain bodi Aquos Sense 10 tetap setia pada filosofi minimalis khas Jepang dengan pilihan warna-warna pastel yang lembut namun tetap terlihat elegan dan premium saat digenggam. Ukurannya yang pas di genggaman tangan menjadi nilai tambah tersendiri bagi mereka yang mulai lelah dengan tren ponsel berlayar raksasa yang sulit dimasukkan ke dalam saku celana atau tas kecil.
Dukungan pembaruan perangkat lunak juga menjadi sorotan penting, di mana Sharp diharapkan memberikan jaminan update OS Android hingga beberapa tahun ke depan demi keamanan dan kenyamanan pengguna jangka panjang. Hal ini menjadi poin krusial mengingat kompetitor lain di kelas yang sama kini berlomba-lomba menawarkan dukungan software yang semakin panjang untuk menarik minat konsumen.
Mengenai ketersediaan, biasanya Sharp akan merilis seri Aquos Sense terlebih dahulu di pasar domestik Jepang sebelum akhirnya memboyongnya ke pasar internasional, termasuk Indonesia, dalam beberapa bulan mendatang. Kita perlu bersabar menunggu kabar resmi dari perwakilan Sharp Indonesia mengenai tanggal peluncuran pasti dan harga yang akan ditawarkan untuk pasar tanah air.
Jika Anda adalah tipe orang yang sering lupa membawa pengisi daya saat bepergian, maka menantikan kehadiran Sharp Aquos Sense 10 adalah langkah yang sangat masuk akal. Ketahanan baterai yang “badak” dipadukan dengan durabilitas fisik yang tangguh menjadikan ponsel ini teman setia yang bisa diandalkan dalam berbagai situasi darurat sekalipun.