Kenapa Saat Sahur Makan Lebih Banyak Justru Lapar Lebih Cepat? Ini Penjelasannya

Celer.my.id – Banyak orang berpikir makan lebih banyak saat sahur akan membuat kenyang lebih lama.

Namun kenyataannya, makan berlebihan justru bisa membuat rasa lapar datang lebih cepat.

Saat sahur, tubuh membutuhkan asupan yang seimbang, bukan dalam jumlah berlebihan.

Makan terlalu banyak dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat dari biasanya.

Ketika kita mengonsumsi makanan dalam porsi besar, kadar gula darah bisa naik dengan cepat.

Lonjakan gula darah ini kemudian diikuti penurunan yang juga cepat, sehingga tubuh merasa lapar kembali.

Kondisi tersebut sering terjadi jika sahur didominasi makanan tinggi karbohidrat sederhana.

Nasi putih berlebihan, roti manis, atau minuman manis bisa memicu rasa lapar lebih awal.

Selain itu, makan terlalu banyak juga bisa membuat lambung terasa tidak nyaman.

Tubuh justru menghabiskan energi untuk mencerna makanan dalam jumlah besar.

Proses pencernaan yang berat dapat membuat tubuh cepat lemas.
Akibatnya, energi terasa cepat habis meski sudah makan banyak.

Asupan protein dan serat yang kurang juga berpengaruh pada rasa kenyang.

Kedua nutrisi ini sebenarnya lebih efektif membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

Makan terlalu cepat saat sahur juga bisa menjadi penyebab.

Tubuh belum sempat memberi sinyal kenyang, tetapi makanan sudah masuk dalam jumlah besar.

Kurangnya asupan cairan saat sahur juga berperan.
Dehidrasi ringan sering disalahartikan sebagai rasa lapar.

Pola makan seimbang lebih dianjurkan dibanding makan berlebihan.

Karbohidrat kompleks, protein, serat, dan air putih perlu dikombinasikan dengan tepat.

Contohnya, memilih nasi merah atau oatmeal sebagai sumber energi.
Tambahkan telur, sayur, dan buah untuk membantu rasa kenyang bertahan lebih lama.

Mengatur porsi makan juga penting agar tubuh tidak bekerja terlalu keras.
Makan secukupnya membantu menjaga kestabilan gula darah selama berpuasa.

Sahur bukan soal makan sebanyak-banyaknya. Yang terpenting adalah kualitas dan keseimbangan nutrisi.

Dengan pola sahur yang tepat, tubuh bisa tetap bertenaga hingga waktu berbuka.
Rasa lapar pun dapat dikendalikan tanpa harus makan berlebihan di pagi hari.

Penulis: Nabila Larasati

Leave a Comment