Program MBG Tetap Berjalan Saat Puasa Ramadan, Ini Penyesuaian yang Dilakukan Pemerintah

Celer.my.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan tetap berjalan meski memasuki bulan puasa ramadan 2026.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa MBG tidak akan berhenti karena puasa tidak menghentikan kebutuhan anak dan ibu akan makanan bergizi.

Namun, pelaksanaannya sedikit berbeda dibanding hari biasa karena menyesuaikan kondisi umat yang berpuasa.

Untuk siswa di wilayah mayoritas muslim, makanan yang dibagikan di sekolah akan berupa menu kering atau tahan lama agar bisa dibawa pulang dan dimakan saat berbuka puasa nanti.

Perubahan ini dibuat karena makanan MBG biasanya dibagikan di waktu sekolah sehingga kalau langsung disantap saat jam itu bisa membuat siswa yang berpuasa merasa tidak nyaman.

Dengan dibawa pulang, siswa tetap mendapatkan makanan bergizi dan bisa menikmati MBG saat berbuka puasa di rumah bersama keluarga.

Selain untuk siswa, penerima manfaat lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap mendapatkan MBG seperti biasa tanpa perubahan besar.

Alasannya, mereka tetap membutuhkan asupan bergizi secara rutin setiap hari, bahkan ketika puasa berlangsung di lingkungan keluarga.

Untuk pesantren atau sekolah berasrama islam, pembagian MBG juga disesuaikan waktunya supaya bisa diberikan tepat menjelang waktu berbuka puasa agar para santri bisa memanfaatkannya sebagai menu buka puasa yang sehat.

Sementara itu, BGN juga mewanti-wanti soal jenis makanan yang diutamakan agar tetap bergizi dan aman dikonsumsi setelah beberapa jam dibawa pulang.

Rekomendasi menu yang sering disebutkan termasuk telur asin, buah, abon, dendeng kering, dan kurma sebagai pilihan komponen yang tidak mudah basi dan tetap bernutrisi.

Tidak semua wilayah Indonesia menjalankan puasa mayoritas, sehingga di daerah yang mayoritas tidak berpuasa,

MBG tetap dibagikan dengan cara dan waktu seperti sebelum ramadan. Skema ini memastikan tidak ada yang tertinggal dari program yang bertujuan menekan masalah gizi dan mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam aturan terbaru, MBG sempat ditunda pada awal puasa selama beberapa hari sebelum kembali berjalan seperti biasa pada 23 februari 2026 untuk menyesuaikan jadwal distribusi di seluruh sekolah dan fasilitas pelayanan gizi.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan gizi anak sekolah dan kelompok rentan tetap terpenuhi sepanjang tahun, termasuk saat ramadan.

Dengan penyesuaian yang dilakukan, masyarakat berharap program ini tetap berjalan lancar tanpa mengganggu ibadah puasa mereka.

Penulis: Alya Siti Aisyah

Leave a Comment