Celer.my.id – Di bulan Ramadan ini, umat Islam mulai mempersiapkan diri untuk menjalankan berbagai ibadah sunnah, salah satunya sholat tarawih.
Selain tata cara pelaksanaannya, bacaan niat sholat tarawih berjamaah juga menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat.
Secara hukum, sholat tarawih merupakan sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Hal ini didasarkan pada hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, di mana Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan qiyam Ramadan.
Dalam hadis tersebut disebutkan, “Barang siapa melaksanakan qiyam Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Mayoritas ulama berpendapat bahwa sholat tarawih lebih utama dilaksanakan secara berjamaah di masjid. Praktik ini merujuk pada kebijakan Khalifah Umar bin Khattab yang mengumpulkan umat Islam untuk melaksanakan tarawih dengan satu imam.
Riwayat tersebut tercantum dalam hadis sahih Bukhari. Meski demikian, tarawih tetap sah apabila dikerjakan sendiri di rumah.
Terkait bacaan niat, para ulama menjelaskan bahwa niat pada dasarnya cukup di dalam hati. Melafalkan niat secara lisan hukumnya sunnah menurut mazhab Syafi’i yang banyak dianut umat Islam di Indonesia, sebagai bentuk membantu menghadirkan kesungguhan dalam beribadah.
Berikut bacaan niat sholat tarawih dua rakaat secara berjamaah:
Sebagai makmum:
Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini ma’muman lillahi ta‘ala.
Artinya: “Saya niat sholat sunnah tarawih dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
Sebagai imam:
Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini imaman lillahi ta‘ala.
Artinya: “Saya niat sholat sunnah tarawih dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Apabila dilaksanakan sendiri, bacaan niatnya:
Ushalli sunnatat tarawihi rak‘ataini lillahi ta‘ala.
Sholat tarawih umumnya dikerjakan dua rakaat salam dan dilanjutkan hingga jumlah rakaat tertentu sesuai dengan praktik yang dianut, baik delapan maupun dua puluh rakaat, yang keduanya memiliki dasar dalil dalam khazanah fikih Islam.
Dengan memahami hukum dan bacaan niat yang benar, diharapkan umat Islam dapat melaksanakan sholat tarawih dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan syariat selama bulan Ramadan.
Penulis: M. Syifan Juhdi