Tak Sekedar Pemanis, Ini Manfaat Gula Merah Untuk Kesehatan Tubuh

Celer.my.id – Gula merah sering dipakai sebagai pemanis alami dalam berbagai makanan dan minuman tradisional.

Rasanya yang khas membuatnya jadi favorit banyak orang. Namun, selain memberi rasa manis, gula merah juga disebut memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Lalu, apa kata penjelasan ilmiahnya?

Secara umum, gula merah mengandung karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber energi. Saat dikonsumsi, karbohidrat akan diubah menjadi glukosa yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas.

Karena itu, dalam jumlah yang wajar, gula merah bisa membantu mengembalikan energi, misalnya setelah beraktivitas atau merasa lemas.

Gula merah, termasuk gula aren dan gula kelapa, juga mengandung sejumlah mineral seperti zat besi, kalium, magnesium, dan kalsium.

Meski jumlahnya tidak terlalu besar, kandungan ini tetap memiliki peran dalam mendukung fungsi tubuh, seperti membantu pembentukan sel darah merah dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Selain itu, gula merah yang diproses secara alami diketahui memiliki kandungan antioksidan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa gula aren mengandung senyawa yang dapat membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

Antioksidan ini penting untuk melindungi sel dari kerusakan.

Dibandingkan gula putih rafinasi, gula merah sering dianggap memiliki indeks glikemik yang lebih rendah, tergantung jenis dan cara pembuatannya.

Artinya, kenaikan gula darah bisa sedikit lebih lambat. Namun, para ahli tetap mengingatkan bahwa gula merah tetap termasuk gula tambahan yang bisa meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi berlebihan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar konsumsi gula tambahan dibatasi maksimal 10 persen dari total kebutuhan energi harian, bahkan lebih baik jika di bawah 5 persen. Jadi, meskipun gula merah memiliki beberapa kandungan nutrisi, konsumsinya tetap harus diperhatikan.

Dengan kata lain, gula merah bisa menjadi pilihan pemanis yang lebih alami karena prosesnya tidak seintens gula putih. Namun, kunci utamanya tetap sama: dikonsumsi secukupnya.

Pola makan seimbang dan gaya hidup sehat tetap menjadi faktor terpenting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Penulis: M. Syifan Juhdi

Leave a Comment