Celer.my.id – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan timnya siap memberikan perlawanan maksimal saat menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. Laga big match ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) malam WIB.
Dalam konferensi pers prapertandingan, Tavares menyebut Persib sebagai tim dengan kualitas skuad yang merata dan memiliki kedalaman pemain yang sangat baik. Ia bahkan membandingkan Maung Bandung dengan klub raksasa Malaysia Johor Darul Ta’zim (JDT) dari segi kekuatan tim dan nilai pasar.
“Jika melihat nilai pasar dan kualitas pemain, tekanan ada di pihak lawan. Kami bermain tanpa beban, nothing to lose,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Tavares juga mengakui solidnya pertahanan Persib musim ini yang baru kebobolan 11 gol, sementara Persebaya sudah kemasukan 23 gol. Meski demikian, ia optimistis kolektivitas dan intensitas permainan Bajul Ijo bisa menjadi kunci untuk meredam agresivitas tim tamu.
Ia mengingatkan anak asuhnya agar tetap fokus dalam setiap fase permainan, baik saat menguasai bola maupun ketika kehilangan bola. Selain itu, Tavares mewaspadai keunggulan postur pemain Persib yang sering memaksimalkan situasi bola mati dan umpan silang.
“Kami harus siap dengan rencana A, B, dan C. Jika bisa mengulang intensitas seperti saat melawan PSM Makassar, kami punya peluang,” katanya.
Di sisi lain, manajer Persib Umuh Muchtar mengingatkan skuadnya agar tidak meremehkan Persebaya. Ia meminta para pemain tampil ngotot dan menjaga konsentrasi penuh sejak menit pertama.
Persib saat ini memimpin klasemen dengan 53 poin dari 22 laga, unggul tiga angka dari Persija Jakarta. Sementara Persebaya sedang dalam tren positif dengan lima kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di tahun 2026.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar. Persib ingin memperlebar jarak di puncak klasemen, sedangkan Persebaya bertekad menjaga asa di papan atas sekaligus memanfaatkan dukungan penuh Bonek dan Bonita di kandang sendiri.
Penulis: Muhamad Yudanagara