Celer.my.id – Laga akbar bertajuk El Clásico Indonesia yang mempertemukan Persib Bandung kontra Persija Jakarta siap mengguncang Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu sore, 11 Januari 2026. Pertandingan pekan ke-17 ini dipastikan berjalan sangat sengit karena kedua tim saat ini memiliki perolehan poin yang sama persis di papan klasemen sementara “BRI Super League”.
Persib dan Persija kini sama-sama mengoleksi 35 poin dari 16 pertandingan yang telah dijalani, menempel ketat Borneo FC yang berada di puncak dengan raihan 37 poin. Siapapun pemenang dalam duel ini otomatis akan mengamankan posisi runner-up sekaligus memberikan tekanan besar kepada sang pemuncak klasemen dalam perburuan gelar juara.
Maung Bandung yang bertindak sebagai tuan rumah tentu memiliki motivasi berlipat untuk meneruskan tren positif mereka saat bermain di hadapan puluhan ribu Bobotoh. Anak asuh pelatih Bojan Hodak berambisi menutup paruh musim ini dengan kemenangan manis untuk mengkudeta posisi Persija yang unggul selisih gol.
Di sisi lain, Macan Kemayoran datang ke Bandung dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan performa impresif di lima laga terakhir mereka. Skuad ibu kota bertekad mencuri poin penuh di GBLA demi memangkas jarak dengan Borneo FC dan memperlebar jarak dari kejaran rival abadinya tersebut.
Sorotan utama pada laga ini akan tertuju pada ketajaman lini depan kedua tim yang menjadi mesin gol paling produktif di liga musim ini. Duel antara David da Silva di kubu Persib dan penyerang asing andalan Persija diprediksi akan menjadi penentu hasil akhir pertandingan yang krusial ini.
Melihat rekor pertemuan atau head-to-head dalam lima laga terakhir, Persib Bandung sedikit lebih diunggulkan karena belum terkalahkan oleh Persija sejak pertengahan tahun 2023. Pertemuan terakhir kedua tim pada 16 Februari 2025 lalu berakhir imbang 2-2 di markas Persija, yang membuktikan betapa ketatnya persaingan kedua raksasa ini.
Meskipun statistik sedikit berpihak pada tuan rumah, pelatih Persija menegaskan bahwa sejarah masa lalu tidak akan menentukan hasil di lapangan esok hari. Fokus utama tim tamu adalah mematikan pergerakan lini tengah Persib yang dinilai sebagai motor serangan paling berbahaya saat ini.
Faktor mentalitas dan kedisiplinan menjaga emosi akan menjadi kunci kemenangan, mengingat laga ini selalu diwarnai tensi tinggi baik di dalam maupun luar lapangan. Kartu merah atau pelanggaran fatal di area kotak penalti bisa menjadi mimpi buruk yang merusak strategi pelatih yang sudah disiapkan matang-matang.
Panitia pelaksana pertandingan memastikan keamanan akan diperketat berlapis demi menjamin kelancaran laga dan kenyamanan penonton yang hadir di stadion. Harapan besar digantungkan agar duel klasik ini bisa berakhir damai dan menjadi hiburan berkualitas bagi seluruh pencinta sepak bola nasional.
Bagi Anda yang tidak bisa hadir langsung ke stadion, laga panas ini bisa disaksikan melalui layar kaca mulai pukul 15.30 WIB. Siapkan camilan dan mental Anda, karena 90 menit ke depan akan menjadi penentuan siapa yang akan tertawa puas dan siapa yang harus tertunduk lesu.