Tangani Sampah, Bentuk Satgas Kebersihan

CELER.MY.ID – Pemerintah Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, menyiapkan langkah strategis untuk mengatasi persoalan sampah liar di wilayahnya. Salah satunya dengan membentuk satuan tugas (satgas) kebersihan yang akan mulai direalisasikan pada 2026.

Camat Kejaksan Achmad Muhaimin mengatakan, pihaknya telah mengalokasikan anggaran khusus dalam APBD 2026 untuk pembentukan satgas kebersihan tersebut. Anggaran itu akan digunakan untuk merekrut tiga petugas kebersihan.

“Kami sudah menganggarkan pembentukan satgas kebersihan pada 2026, khususnya untuk tiga orang petugas. Tugas mereka nantinya membersihkan sejumlah titik rawan sampah,” kata Muhaimin.

Baca Juga: Bedah Kualitas Pascal Struijk: Bek “Grade A” Premier League yang Didambakan Shin Tae-yong

Petugas akan difokuskan pada pembersihan sungai, saluran air, serta titik-titik yang selama ini rawan menjadi lokasi penumpukan sampah.

Menurut Muhaimin, persoalan sampah di Kecamatan Kejaksan cukup kompleks, mulai dari sampah liar di aliran sungai hingga lahan kosong yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan.

Dalam pelaksanaannya, satgas kebersihan akan bekerja berdasarkan arahan lurah dan pihak kecamatan. Pengaturannya akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Nanti pengaturannya bisa per RW. Petugas membersihkan sesuai arahan lurah atau instruksi dari kecamatan. Ini sebagai upaya nyata, selain kerja bakti masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Kaki Lima, Fitur Bintang Lima: Apakah Xiaomi Watch 5 Masih Jadi Raja Smartwatch Murah?

Muhaimin menegaskan, persoalan kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Ia berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan.

“Sampah ini tanggung jawab kita semua. Bukan hanya Pemerintah Kota Cirebon, tetapi juga masyarakat. Kalau sampah menumpuk dan menyebabkan banjir, yang dirugikan ya kita semua,” tegasnya.

Ia menambahkan, anggaran satgas kebersihan baru tersedia pada 2026 sebagai tindak lanjut arahan pimpinan daerah, termasuk Wali Kota Cirebon, yang menginginkan adanya langkah konkret dalam penanganan kebersihan lingkungan.

“Ini langkah strategis. Ketika pimpinan menghendaki kota yang bersih, maka kita harus menyiapkan upaya nyata melalui penganggaran,” pungkasnya.

Leave a Comment