Celer.my.id – Menjelang bulan puasa, anak kos mulai memikirkan persiapan makan untuk sahur dan berbuka. Keterbatasan waktu, alat masak, dan anggaran menjadi tantangan tersendiri selama Ramadan.
Persiapan yang matang dapat membantu anak kos menjalani puasa dengan lebih nyaman. Perencanaan menu sederhana menjadi langkah awal agar kebutuhan makan tetap terpenuhi.
Memilih bahan makanan yang praktis dan tahan lama menjadi strategi utama. Telur, tahu, tempe, sayur beku, dan makanan kaleng sering dijadikan pilihan karena mudah diolah.
Untuk sahur, menu sederhana namun bergizi sangat disarankan. Kombinasi karbohidrat, protein, dan sayuran membantu menjaga energi lebih lama selama berpuasa.
Memasak dalam porsi sekaligus juga bisa menghemat waktu dan biaya. Lauk seperti ayam ungkep atau tempe bacem dapat disimpan dan dihangatkan kembali saat sahur.
Sementara itu, menu buka puasa sebaiknya ringan dan tidak berlebihan. Air putih, kurma, atau makanan manis alami dapat membantu mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
Anak kos juga bisa memanfaatkan menu rumahan yang mudah dibuat. Sup sederhana, tumisan sayur, atau mi dengan tambahan protein menjadi pilihan praktis.
Bagi yang tidak sempat memasak, membeli makanan dari warung sekitar bisa menjadi alternatif. Namun, penting untuk tetap mengatur pengeluaran agar tidak boros selama Ramadan.
Membuat anggaran khusus makan sahur dan buka puasa sangat dianjurkan. Dengan anggaran yang jelas, pengeluaran dapat lebih terkontrol hingga akhir bulan.
Tips lainnya adalah berbagi masakan dengan teman kos. Selain menghemat biaya, cara ini juga mempererat kebersamaan selama bulan puasa.
Menyimpan stok air minum dan camilan sehat juga perlu diperhatikan. Hal ini membantu menghindari pembelian mendadak yang sering kali lebih mahal.
Dengan persiapan yang tepat, anak kos tetap bisa menjalani puasa dengan nyaman. Kunci utamanya adalah perencanaan, kesederhanaan, dan konsistensi dalam mengatur kebutuhan makan.