Sinyal Kuat Mariano Peralta Merapat ke Bandung, Bobotoh Mulai Berharap

Celer.my.id – Kabar mengenai kemungkinan merapatnya Mariano Peralta ke Persib Bandung semakin santer terdengar menjelang penutupan bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026. Isu ini menjadi topik pembicaraan hangat di berbagai lini masa media sosial karena performa sang pemain yang sedang on fire bersama Borneo FC sepanjang putaran pertama.

Para pendukung setia Maung Bandung, atau yang akrab disapa Bobotoh, mulai menaruh harapan besar agar manajemen bisa merealisasikan transfer ini. Antusiasme tersebut muncul karena kebutuhan tim akan sosok winger tajam yang bisa memecah kebuntuan sekaligus menjadi pelayan yang baik bagi David da Silva di lini depan.

Jika melihat data statistik yang ada, wajar saja jika nama Peralta menjadi primadona di pasar transfer kali ini. Pemain asal Argentina tersebut tercatat sudah mengemas 10 gol dan 8 assist dari 19 penampilannya, sebuah catatan yang sangat produktif untuk ukuran pemain sayap di kompetisi domestik kita.

Ketajaman dan visi bermain yang dimiliki Peralta dinilai sangat cocok dengan skema taktik pelatih Bojan Hodak yang mengandalkan transisi cepat. Kehadirannya diprediksi bisa mengurangi ketergantungan tim pada satu atau dua sosok saja dalam urusan mencetak gol, terutama saat laga-laga krusial.

Namun, Bobotoh sepertinya harus sedikit bersabar dan menahan ekspektasi karena proses negosiasi tidak akan berjalan mudah. Manajemen Borneo FC, melalui berbagai saluran informasi, sempat memberikan sinyal bahwa mereka enggan melepas aset berharganya tersebut di tengah kompetisi yang masih berjalan ketat.

Hambatan utama dari transfer ini kemungkinan besar terletak pada durasi kontrak sang pemain yang diketahui masih panjang bersama tim Pesut Etam. Hal ini berarti manajemen Persib harus siap merogoh kocek sangat dalam jika ingin menebus klausul pelepasan kontraknya yang rumornya mencapai angka fantastis.

Berdasarkan taksiran pasar yang beredar, nilai transfer Peralta disebut-sebut bisa menembus angka di atas Rp10 miliar, yang akan menjadikannya salah satu rekrutan termahal. Angka ini tentu menjadi pertimbangan serius bagi manajemen PT Persib Bandung Bermartabat dalam menjaga kesehatan finansial klub di tengah musim.

Menanggapi rumor ini, Komisaris Persib, Umuh Muchtar, memilih untuk memberikan jawaban. Sosok yang akrab disapa Wa Haji ini meminta semua pihak untuk menunggu pengumuman resmi dan menyerahkan keputusan teknis sepenuhnya kepada tim pelatih.

Sikap “wait and see” dari manajemen ini justru semakin membuat rasa penasaran publik sepak bola Jawa Barat semakin memuncak. Banyak yang berspekulasi bahwa negosiasi sedang berlangsung di balik layar, mengingat kebiasaan Persib yang sering memberikan kejutan di detik-detik akhir penutupan bursa transfer.

Kini, bola panas ada di tangan manajemen kedua klub untuk menentukan masa depan pemain bernomor punggung 10 tersebut. Apakah “kode-kode” di media sosial akan berakhir dengan ucapan “Wilujeng Sumping”, atau justru Peralta tetap bertahan di Samarinda hingga akhir musim?

Kita hanya bisa menunggu perkembangan dalam beberapa jam atau hari ke depan sebelum jendela transfer benar-benar ditutup. Yang pasti, drama transfer ini telah memberikan warna tersendiri dan membuktikan bahwa daya tarik Persib Bandung sebagai destinasi pemain bintang masih sangat kuat.

Leave a Comment