Bukan untuk Semua Orang, Ini Kelebihan dan Kekurangan Sony Xperia

Celer.my.id – Sony Xperia kembali menjadi topik diskusi menarik di berbagai forum teknologi karena konsistensinya mempertahankan identitas unik di tengah seragamnya desain ponsel pintar masa kini. Perangkat ini memang memiliki segmen pasar yang sangat spesifik, sehingga seringkali disebut sebagai ponsel yang tidak cocok untuk pengguna awam atau mereka yang sekadar mencari gawai untuk media sosial.

Kelebihan paling mencolok yang menjadi ciri khas Sony adalah kualitas layar OLED 4K dengan rasio aspek 21:9 yang memanjang tanpa terganggu adanya notch atau lubang kamera. Desain layar yang bersih ini memberikan pengalaman visual yang sangat memuaskan bagi pengguna yang gemar menonton film atau konten multimedia dengan format sinematik.

Sektor kamera menjadi daya tarik utama sekaligus pembeda terbesar, di mana Sony membenamkan teknologi dari divisi kamera profesional Alpha mereka ke dalam bodi ponsel yang ramping. Pengguna diberikan kebebasan penuh melalui aplikasi Photography Pro dan Cinema Pro untuk mengatur ISO, shutter speed, hingga fokus secara manual layaknya menggunakan kamera DSLR sungguhan.

Keunggulan lain yang membuat penggemar setia enggan berpaling adalah keberadaan tombol shutter fisik dua langkah di sisi bodi yang memudahkan proses pengambilan gambar. Fitur ini memberikan sensasi memotret yang taktil dan presisi, sesuatu yang sudah lama ditinggalkan oleh sebagian besar produsen ponsel pintar lainnya demi desain yang minimalis.

Bagi para penikmat audio berkualitas tinggi atau audiophile, Sony Xperia adalah salah satu dari sedikit flagship yang masih berbaik hati menyertakan lubang jack audio 3,5mm. Fitur klasik ini memungkinkan pengguna menikmati musik resolusi tinggi menggunakan headphone kabel favorit mereka tanpa perlu repot membawa adaptor tambahan yang mudah hilang.

Selain itu, ketersediaan slot memori eksternal atau MicroSD juga menjadi nilai tambah yang sangat langka di kelas ponsel premium saat ini. Kreator konten dapat dengan mudah menyimpan hasil rekaman video berukuran besar tanpa khawatir memori internal ponsel cepat penuh dan mengganggu kinerja sistem.

Namun, di balik segala kecanggihan tersebut, terdapat beberapa kekurangan yang membuat ponsel ini sulit direkomendasikan kepada pengguna umum, salah satunya adalah performa mode otomatis pada kameranya. Hasil foto “langsung jadi” dari Sony Xperia seringkali dianggap kurang memukau jika dibandingkan dengan pemrosesan gambar instan milik Google Pixel atau iPhone yang lebih siap tayang di media sosial.

Isu lain yang perlu dipertimbangkan adalah kecepatan pengisian daya baterainya yang tergolong konservatif jika disandingkan dengan ponsel merek Tiongkok. Sony lebih memprioritaskan kesehatan baterai jangka panjang daripada kecepatan pengisian super ngebut, yang bagi sebagian orang mungkin terasa kurang praktis di situasi mendesak.

Bentuk bodi yang sangat memanjang atau tall aspect ratio juga bisa menjadi masalah tersendiri bagi pengguna yang memiliki jari pendek atau terbiasa dengan layar lebar standar. Menjangkau bagian atas layar notifikasi dengan satu tangan akan terasa cukup sulit dan memerlukan penyesuaian kebiasaan genggaman yang tidak sebentar.

Dari sisi harga, Sony Xperia selalu memposisikan dirinya di kelas harga yang sangat tinggi, seringkali lebih mahal daripada kompetitor sekelasnya saat pertama kali rilis. Hal ini diperparah dengan nilai jual kembalinya yang cenderung turun drastis, sehingga bukan pilihan bijak bagi Anda yang suka gonta-ganti ponsel dalam waktu singkat.

Tantangan terbesar bagi konsumen di Indonesia adalah ketiadaan perwakilan resmi Sony Mobile, yang membuat layanan purnajual dan klaim garansi menjadi sangat rumit. Pembeli harus sangat waspada terhadap status IMEI agar sinyal tidak terblokir, mengingat mayoritas unit yang beredar adalah barang impor atau ex-inter.

Kesimpulannya, Sony Xperia adalah perangkat impian bagi mereka yang mengerti teknis fotografi dan mencintai fitur multimedia klasik yang esensial. Namun bagi Anda yang menginginkan ponsel yang “terima beres” dengan layanan servis yang mudah dijangkau, ada baiknya mempertimbangkan opsi lain yang lebih ramah pengguna.

Leave a Comment